Kriminalitas

Begini Kronologi Lengkap Perusakan Properti Sedekah Laut di Pantai Baru Versi Polres Bantul

Kasus perusakan properti sedekah laut di Pantai Baru menjadi perhatian serius jajaran kepolisian Bantul.

Begini Kronologi Lengkap Perusakan Properti Sedekah Laut di Pantai Baru Versi Polres Bantul
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Kapolres Bantul AKBP Sahat Marisi Hasibuan di dampingi Kasat Reskrim AKP Rudi Prabowo saat dimintai keterangan di Mapolres Bantul, Rabu (17/10/2018). 

Laporan Reporter Tribun Jogja Ahmad Syarifudin

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL- Kasus perusakan properti sedekah laut di Pantai Baru menjadi perhatian serius jajaran kepolisian Bantul.

Kapolres Bantul, AKBP Sahat Marisi Hasibuan menegaskan komitmen untuk mengusut tuntas kasus tersebut.

Baca: Polres Bantul Terima Laporan 8 Warga Pantai Baru dalam Kasus Perusakan Properti Sedekah Laut

Ketika ditemui di Mapolres Bantul, Rabu (17/10/2018) Kapolres menceritakan kronologi kejadian perusakan itu terjadi pada hari Jumat (12/10/2018) malam hari, ketika warga Pantai Baru selesai melakukan acara tahlilan.

Tahlilan, kata Kapolres, merupakan tradisi yang digelar oleh masyarakat Pantai Baru malam hari sebelum keesokan harinya, Sabtu (13/10/2018) dilakukan prosesi labuhan.

"Kejadiannya itu sebentar. Hanya sekitar 15-an menit. Mereka datang, mengganti spanduk kemudian merusak-rusak (properti sedekah laut)," katanya pada Tribunjogja.com.

Saat kejadian itu, sambung Kapolres, warga banyak yang lari berhamburan karena takut.

Sehingga tidak ada yang melihat secara langsung detail kejadian yang sebenarnya.

Seusai kejadian, masih menurut Kapolres, warga kemudian berinisiatif melaporkan peristiwa tersebut ke petugas kepolisian sektor Srandakan.

"Polsek Srandakan segera berkordinasi dengan polres. Kami lalu koordinasi dengan Polsek Pandak dan Kasihan untuk standby," jelas Kapolres.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved