Pendidikan

Guru TK dan SD Banyak yang Merangkap Tenaga Administrasi, Pemkot Magelang Siapkan Tenaga Khusus

Guru TK dan SD Banyak yang Merangkap Tenaga Administrasi, Pemkot Magelang Siapkan Tenaga Khusus

Guru TK dan SD Banyak yang Merangkap Tenaga Administrasi, Pemkot Magelang Siapkan Tenaga Khusus
Tribun Jogja/ Rendika Ferri Kurniawan
Walikota Magelang, Sigit Widyonindito menyerahkan secara simbolis bantuan seragam kepada perwakilan siswa, di sela upacara bendera di SMPN 5 Kota Magelang, Senin (15/10/2018) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM - Sekolah Dasar dan Taman Kanak-kanak yang ada di Kota Magelang masih kesulitan dalam pengelolaan tugas administrasi di sekolah.

Hal ini dikarenakan belum adanya tenaga administrasi atau tata usaha.

Pemerintah Kota Magelang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan pun segera menyusun regulasi untuk mengisi tenaga adminsitrasi dan tata usaha tersebut.

"SD dan TK negeri selama ini belum memiliki Tata Usaha (TU). Sementara, sekolah harus mengelola tugas-tugas administrasi juga karena menerima dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA), manajemen aset," terang Kepala Disdikbud Kota Magelang, Taufik Nurbakin, Senin (15/10/2018) usai menyerahkan bantuan seragam untuk siswa SD dan SMP/MTs, di SMPN 5 Kota Magelang.

Baca: 285 Pebulutangkis Ambil Bagian dalam Blibli.com Superliga Junior di Kota Magelang

Berbeda dengan SD dan TK swasta yang telah memiliki tenaga administrasi sendiri, guru dari TK dan SD negeri harus merangkap tugas menjadi tenaga administrasi di sekolah, dari mulai bendahara, pengurus barang.

Hal ini membuat tugas guru menjadi tidak optimal.

Oleh karena itu perlu adanya tenaga administrasi di sekolah tersebut. Pengangkatan tenaga administrasi ini nantinya tentunya akan melalui proses seleksi dengan kriteria-kriteria tertentu.

"Tentu ada kriteria-kriteria tertentu, ini segera kita rumuskan. Anggaran tenaga administrasi multi fungsi ini nanti diambil dari APBD Kota Magelang, sedangkan kontrak kerjanya dengan kepala sekolah," terang Taufik. (tribunjogja)

Penulis: rfk
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved