Yogyakarta

Ribuan Anak Meriahkan Peringatan Hari Anak Nasional di TBY

Peringatan Hari Anak Nasional ini bertujuan membangun solidaritas dan toleransi untuk maju, berprestasi dan berbagi.

Ribuan Anak Meriahkan Peringatan Hari Anak Nasional di TBY
TRIBUNJOGJA.COM / Noristera Pawestri
Peringatan Hari Anak Nasional bertajuk 'Anak Jogja Gesit, Empati, Berani, Unggul, Sehat (GENIUS)' ini dalam rangka membangun solidaritas dan toleransi untuk maju, berprestasi dan berbagi. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Noristera Pawestri

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sebanyak 100 anak penuhi Concert Hall Taman Budaya Yogyakarta pada Kamis (9/8/2018) memeriahkan  Peringatan Acara Puncak Hari Anak Nasional 2018 DIY.

Peringatan Hari Anak Nasional bertajuk 'Anak Jogja Gesit, Empati, Berani, Unggul, Sehat (GENIUS)' ini bertujuan membangun solidaritas dan toleransi untuk maju, berprestasi dan berbagi.

Baca: Peringati Hari Anak Nasional, Kampung Ratmakan Gelar Festival Anak Sahabat Satwa

Acara puncak kali ini menampilkan berbagai kreativitas anak-anak, diantaranya paduan suara SMP Stella Duce 2 Yogyakarta, penari anak binaan Dinas Pariwisata DIY, polisi cilik binaan Polda DIY, Sanggar Tari Pujokusuman.

Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Masyarakat (BPPM) DIY, Arida Oetami menyampaikan, peringatan Hari Anak Nasional dilaksanakan dalam satu rangkaian acara pada Juli - Agustus yang dilaksanakan oleh SKPD di lingkup Pemda DIY, Pemkab, Pemkot dan pemerhati anak.

Arida melanjutkan, Pemda DIY mendapatkan penghargaan sebagai Provinsi Penggerak Pengembangan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) dan Penghargaan Pembinaan Forum Anak terbaik.

"Pemerintah Kabupaten Sleman dan Kota Yogyakarta yang mendapatkan penghargaan KLA tingkat nindya dan Kabupaten Bantul, Gunungkidul dan Kulonprogo pada tingkat madya," ujar Arida pada Tribunjogja.com.

Melalui pengembangan KLA, pihaknya berharap seluruh komponen pembangunan dapat berkontribusi secara maksimal dalam upaya pemenuhan hak anak secara terpadu dan berkelanjutan.

Baca: Peringatan Hari Anak Nasional, Dinsos P3A Bantul Gelar Seminar

"Masyarakat yang bermartabat dibentuk dari anak - anak yang berdaya saing untuk maju, saling toleran, tenggang rasa, santun, menjunjung tinggi kejujuran serta saling berbagi dalam kebersamaan," lanjut dia.

Lebih lanjut ia menjelaskan, tahun ini, Kabupaten Kulonprogo menunjukkan prestasinya dalam Pencegahan Perkawinan Anak.

Selain itu, Kabupaten Bantul dan Sleman menjadi Inisiator Pembentukan UPTD PPA.

"Prestasi juga ditorehkan oleh Forum Anak Gunungkidul yang mendapatkan DAFA Award di bidang Pendidikan," terangnya. (*)

Penulis: Noristera Pawestri
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved