Pendidikan

Guru Dituntut Kreatif dalam Kurikulum 2013

Dalam kurikulum 2013, guru dituntut kreativitas. Cara mengajar guru tidak hanya ceramah, tetapi juga diskusi.

Guru Dituntut Kreatif dalam Kurikulum 2013
Tribun Jogja/ Ikrar Gilang Rabbani
Kepala Disdikpora DIY, Kadarmanta Baskara Aji 

Laporan Calon Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA- Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga DIY, Kadarmanta Baskara Aji mengatakan semua jenjang di DIY sudah menerapkan kurikulum 2013.

Meski demikian, belum diterapkan di semua kelas.

"Kalau sekolah, semua sudah melaksanakan. Tetapi belum semua siswa melaksanakan. Ada yang hanya kelas dua dan tiga. Tetapi karena kurikulum harus dilaksanakan, ya sebisa mungkin semua melaksanakan," kata Baskara pada Tribunjogja.com, Selasa (10/7/2018).

Meski sudah berjalan baik, namun masih ada beberapa hal yang perlu ditingkatkan.

Baca: Disdik Kota Yogya akan Lakukan Re-Grouping Sekolah

Yang masih menjadi kekurangan adalah standar proses, terkait dengan kebiasaan mengajar guru.

"Kalau di DIY sudah cukup bagus, kalau dilihat sisi pelatihan guru, DIY paling tuntas. Guru baru juga kemarin sudah diundang untuk pelatihan. Ya memang masih ada kekurangan di standar proses, cara mengajar. Kan cara mengajar tidak bisa spontan diubah," terangnya.

Baskara menjelaskan, dalam kurikulum 2013, guru dituntut kreativitas.

Cara mengajar guru tidak hanya ceramah, tetapi juga diskusi.

Guru juga bertindak sebagai fasilitator, sehingga siswa diminta untuk aktif.

Baca: Ada Banyak Sekolah akan Gunakan Kurikulum 2013

"Ya memang masih ada beberapa guru yang perlu penyesuaian. Guru dituntut kreatif, bisa menciptakan sendiri. Misal dibawa ke museum, belajar di luar kelas. Belajar kan bisa tanpa guru, guru hanya sebagai fasilitator," ujarnya.

"Kalau guru sepuh itu yang nampak masalah penguasaan Teknologi Informasi. Tetapi kan guru yang baik kan yang bisa menyesuaikan dengan siswanya. Tidak harus juga dengan teknologi, yang penting bisa menyesuaikan,"lanjutnya.

SMAN 6 Yogyakarta merupakan satu dari beberapa sekolah yang sudah menerapkan kurikulum 2013.

Waka Kurikulum SMA N 6 Yogyakarta, Gigih Kuncara mengatakan guru di sekolahnya tidak mengalami kesulitan.

"Tidak kesulitan, ada pelatihan-pelatihannya juga. Siswa juga lebih mudah menyerap pelajaran, kan mereka nyari sendiri, guru sebagai fasilitator. Siswa juga malah harus aktif," kata Gigih. (*)

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved