Jawa

Pemkot Magelang Bentuk Unit Layanan Pusat Pembelajaran Keluarga, Puspaga

Puspaga ini menjadi layanan konseling dan konsultasi yang diperuntukkan bagi keluarga di Kota Magelang.

Pemkot Magelang Bentuk Unit Layanan Pusat Pembelajaran Keluarga, Puspaga
TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri
Puspaga ini menjadi layanan konseling dan konsultasi yang diperuntukkan bagi keluarga di Kota Magelang. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Pemerintah Kota Magelang akan segera membentuk unit layanan Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga).

Puspaga ini menjadi layanan konseling dan konsultasi yang diperuntukkan bagi keluarga di Kota Magelang.

Asisten Deputi Pemenuhan Hak Anak Atas Pengasuhan Keluarga dan Lingkungan, Kementerian Pemberdayaan dan Perlindungan Anak, Rohika Kurniadi Sari, mengatakan, orangtua wajib dan bertanggung jawab untuk mengasuh, mendidik, membangun karakter anak, dan lainnya.

Baca: Di Kedai Kopi Ini, Secangkir Kopi Bisa Dibayar Pakai Sampah Botol Plastik

Untuk itu, keluarga harus dikuatkan kapasitasnya.

Satu di antara upaya penguatan di sini adalah pembentukan unit layanan Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) di setiap daerah.

"Undang-Undang juga memerintahkan bahwa harus ada unit layanan untuk memampukan orangtua/keluarga agar menjadi setara dan sesuai dengan anak. Nah disini negara hadir dengan membentuk Puspaga," terang Rohika pada Tribunjogj.com, Senin (9/7/2018) di sela workshop Puspaga di Gedung Wanita, Kota Magelang.

Lanjut Rohika, puspaga ini juga merupakan satu di antara komponen yang harus dimiliki oleh Kota Magelang sebagai kota layak anak.

Oleh karena setiap daerah rintisan kota layak anak wajib memilikinya, bahkan setiap daerah di Indonesia.

"Puspaga ini untuk menjawab bahwa kota layak anak itu harus punya layanan konsultasi konseling bagi orangtua/keluarga yang kesulitan dalam mendidik anak. Puspaga juga meruapakan mandat dari Undang-Undang Perlindungan Anak," jelas Rohika,

Rohika menyebutkan, tahun 2018, pemerintah akan membentuk puspaga di 3 provinsi dan 36 kota/kabupaten, termasuk Kota Magelang.

Baca: Parpol di Kabupaten Magelang Lakukan Penjaringan Bacaleg

"Tahun 2017, puspaga sudah terbentuk di 1 provinsi dan 20 kota/kabupaten. Sedangkan tahun 2016 terbentuk di 2 provinsi dan 16 kabupaten/kota," ungkap Rohika.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP4KB) Kota Magelang, Wulandari, menambahkan, pihaknya telah menyiapkan kader-kader profesional untuk mendukung pembentukan puspaga nantinya.

Kader-kader puspaga ini nantinya akan terjun langsung ke masyarakat dan membantu mengatasi masalah keluarga. Seperti masalah ekonomi, sosial, pendidikan, dan lainnya.

"Ada sebanyak 140 orang kader yang kita undang dalam workshop hari ini terkait dengan puspaga. Mereka berasal dari kader Posyandu, Kementerian Agama, Kader PKK, organisasi wanita, RW Ramah Anak, dan sebagainya," terang Wulandari.(*)

Penulis: rfk
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help