Home »

News

» Sains

Sains

Ilmuwan Lakukan Transplantasi Memori pada Siput Laut. Apa Tujuannya?

Temuan ini meyakinkan Glanzman dan tim bahwa memori sebetulnya disimpan pada sel saraf, bukan sinapsis

Ilmuwan Lakukan Transplantasi Memori pada Siput Laut. Apa Tujuannya?
Chad King/NOAA MBNMS/Wikimedia Commons
Aplysia californica. 

TRIBUNJOGJA.COM – Para ilmuwan telah berhasil memindahkan memori dari satu siput laut ke siput laut lainnya hanya dengan suntikan pada 2018.

Dilansir dari Science Alert, Selasa (15/5/2018), tim peneliti yang dipimpin oleh pakar biologi David Glanzman dari University of California ingin memahami cara kerja engram (jejak fisik dari penyimpanan memori) dalam usaha untuk mengembalikan memori yang hilang dan mengurangi trauma seseorang.

Mereka merujuk pada penelitian sebelumnya yang menemukan bahwa memori jangka panjang bisa disimpan setelah amnesia dengan komponen penting yang meskipun belum diketahui secara pasti, tetapi diduga melibatkan modifikasi epigenetik yang dilakukan oleh asam ribonukleat (ARN).

ARN ini juga diketahui terlibat dalam pembentukan memori jangka panjang.

Dari situ, Glanzman dan timnya berhipotesis bahwa memori jangka panjang bisa dipindahkan dengan menyuntikkan RNA dari satu siput laut ke siput laut lainnya.

Baca: Kegagalan Transplantasi Ginjal Hanya 5 Persen

Untuk membuktikan hal ini, para peneliti membagi siput laut Aplysia californica menjadi dua kelompok.

Kelompok pertama diberi kejut listrik tingkat rendah pada bagian ekornya setiap 20 menit selama satu jam yang diulang setiap hari.

Ketika siput disentuh, mereka dengan segera mengerut sekitar 50 detik untuk melindungan dirinya.

Sebaliknya, kelompok kedua hanya mengerut selama satu detik ketika disentuh ujung ekornya.

Para peneliti kemudian mengambil RNA dari kedua kelompok dan menyuntikkan ke siput-siput lain yang tidak dilatih.

Halaman
123
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help