Hasto Ingin Kawasan Wisata di Bedah Menoreh Tonjolkan Budaya Berwawasan Nusantara

Pemerintah Kabupaten Kulonprogo rupanya cukup serius untuk mendulang manfaat dari proyek Jalur Bedah Menoreh terhadap sektor pariwisatanya.

Hasto Ingin Kawasan Wisata di Bedah Menoreh Tonjolkan Budaya Berwawasan Nusantara
tribunjogja/gilang satmaka
Goa Kiskendo 

Laporan wartawan Tribun Jogja Singgih Wahyu Nugraha

TRIBUNJOGJA.COM - Pemerintah Kabupaten Kulonprogo rupanya cukup serius untuk mendulang manfaat dari proyek Jalur Bedah Menoreh terhadap sektor pariwisatanya.

Kajian kini tengah dilakukan untuk pengembangan kawasan wisata.

Jalur Bedah Menoreh sendiri memanjang sejauh 63 kilomter dari wilayah Kecamatan Kokap, Girimulyo, Samigaluh, hingga Kalibawang.

Yakni, jalur Kokap-Girimulyo sepanjang 41 kilometer, diteruskan ruas Tegalsari (Girimulyo) hingga perbatasan Samigaluh dan Magelang sejauh 20 kilometer. 

Hanya saja, ruas Tegalsari-Kebonharjo (Samigaluh) sepanjang 6 kilometer saat ini belum tersambung sempurna lantaran baru tahap pembebasan lahan untuk pelebaran badan jalan.

Baca: Tim Robotik SD Muhammadiyah Karangwaru Siap Go Internasional

Jalur Bedah Menoreh sedianya melewati 12 destinasi wisata antara lain Waduk Sermo, Goa Kiskendo, wisata kebun teh Tritis, wisata alam Suroloyo, wisata ziarah Sendangsono, serta sejumlah destinasi lain, termasuk beberapa objek wisata baru yang dikembangkan oleh masyarakat dan desa. 

Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo mengatakan,Pemkab sudah mulai menyusun kajian wisata di jalur tersebut.

Di antara fokusnya adalah dukungan potensi budaya dan tradisi maupun heritage di semua tempat yang pemandangannya dinilai bagus.

Pihaknya juga sharing konsep pengembangan budaya berwawasan nusantara dengan Bupati Gianyar, Bali agar bisa dibuat serupa daerah tersebut.

"Bedah Menoreh tidak ada artinya kalau tidak didukung budaya berwawasan nusantara. Ini bisa memperkuat daya tariknya dan jadi magnet bagi wisatawan untuk datang. Misalnya, nanti kita buat sendratari Api di Bukit Menoreh di sana," jelas Hasto, Rabu (7/2/2018).

Beberapa objek wisata menurutnya sudah mulai dirintis di sekitar jalur Bedah Menoreh dengan unsur heritage dan seni budaya. Di antaranya Goa Kiskendo  di Girimulyo yang memiliki suguhan sendratari Sugriwa Subali maupun kawasan Sendangsono Kalibawang yang sarat nilai tradisi dan religi. (tribunjogja)

Penulis: ing
Editor: has
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved