TribunJogja/
Home »

DIY

Terkait Terbitnya Permenhub 108, Ditlantas Polda DIY Siap Tilang Pelanggar

Ditlantas hanya akan melalukan penindakan yang berkaitan dengan lalu lintas, sedangkan untuk masalah perijinan selebihnya wewenang Dishub.

Terkait Terbitnya Permenhub 108, Ditlantas Polda DIY Siap Tilang Pelanggar
TRIBUNJOGJA.COM / Pradito Rida
Direktur Ditlantas (Dirlantas) Polda DIY, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Latif Usman saat menunjukkan belasan sepeda motor yang ditilang pihaknya. Kamis, (1/2/2018). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Pradito Rida Pertana

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Petugas Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (Polda DIY), khsususnya Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda DIY siap melakukan upaya penindakan terkait diterapkannya Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 108 Tahun 2017, tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek.

Selain itu, pihaknya juga akan menindak driver angkutan sewa khusus berbasis online apabila melanggar rambu-rambu lalu lintas, terutama terkait masalah parkir sembarangan yang kerap dilakukan para driver tersebut.

Direktur Ditlantas (Dirlantas) Polda DIY, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Latif Usman menuturkan, pihaknya akan mendukung penuh Dinas Perhubungan (Dishub) DIY dalam pelaksanaan Pemenhub Nomor 108 tahun 2017.

Pihaknya juga siap jika diberi mandat untuk mengambil tindakan kepada para driver apabila melangar aturan di dalam Permenhub tersebut

"Permenhub itu memang mulai tanggal 1 ini dan kami mendukungnya. Tapi kami belum lakukan penindakan secara frontal, dan sejauh ini masih preventif saja karena masih menunggu izin dari Dishub," katanya saat ditemui di Ditlantas Polda DIY, Kamis (1/2/2018).

Sambung Kombes Pol Latif, pihaknya hanya akan melalukan penindakan terkait masalah yang berkaitan dengan lalu lintas, sedangkan untuk masalah perijinan selebihnya wewenang Dishub.

Selain itu, mengingat banyaknya konflik yang terjadi terkait penerbitan Permenhub tersebut pihaknya juga siap melakukan antisipasi guna mencegah timbulnya konflik yang berkepanjangan.

"Kami juga akan tindak driver yang suka ngetem sembarangan di pinggir jalan itu. Apalagi kalau sudah ada rambu-rambu di situ dan jalan yang dipakai ngetem itu jalan nasional jelas langsung kami tindak," ujarnya.

Ditambahkannya, dalam Permenhub tersebut dijelaskan bahwa setiap driver angkutan sewa khusus berbasis online diharuskan memiliki SIM A umum sebagai persyaratannya beroperasi.

Disinggung mengenai lonjakan permintaan SIM A umum, pihaknya belum bisa memastikannya secara detail.

"Untuk permintaan SIM A umum belum ada yang signifikan sampai saat ini, tapi SIM A umum itu kan bisa dibuat dimana saja. Syaratnya dapat SIM A umum hanya seperti tes biasa hanya ditambah uji psikotes dan uji klinik," pungkasnya. (*)

Penulis: rid
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help