Makam Raja Mataram Kotagede Jadi Saksi Bisu Perkembangan Yogyakarta

Komplek ndondongan ini lokasinya berada di belakang Pasar Legi Kotagede. Hanya berjarak sekira 100 meter.

Penulis: Wahyu Setiawan Nugroho | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/ Wahyu Setiawan
Makam Raja Mataram di Kotagede Yogyakarta 

Laporan Reporter Tribunjogja.com, Wahyu Setiawan Nugroho

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Di Kotagede Yogyakarta, terdapat destinasi wisata sejarah yang sangat wajib untuk dikunjungi ketika berwisata di Yogyakarta.

Suasana tradisional masih sangat terasa di kota ini, di antaranya terlihat di kompleks Masjid Besar Mataram yang terasa masih seperti di lingkungan Kraton, lengkap dengan pagar batu berelief mengelilingi masjid, pelataran yang luas dengan beberapa pohon beringin dan sawo kecik serta sebuah bedug berukuran besar.

Selain itu, di Kotagede juga terdapat makam raja-raja Mataram bernama komplek Pasarean Mataram dimana terdapat antara lain makam Panembahan Senopati.

Namun kemudian komplek makam raja-raja Mataram selanjutnya dipindahkan ke daerah Imogiri oleh Sultan Agung Hanyokrokusumo saat masa pemerintahannya.

Komplek makam ini termasuk dalam kawasan yang sering disebut ndondongan yang meliputi masjid agung, makam (pasarean) Hastha Kitha Ageng dan Sendhang seliran.

Komplek ndondongan ini lokasinya berada di belakang Pasar Legi Kotagede. Hanya berjarak sekira 100 meter.

Dalam komplek makam tersebut juga terdapat pemandian lama atau sendhang seliran yang masih sering digunakan hingga sekarang.

Yaitu sendang kakung dan sendang putri yang masih biasa digunakan warga sekitar hingga saat ini.

Didepan makam terdapat dua bangunan yaitu bangsal pangapit ler dan bangsal pangapit kidul.

"Untuk memasuki makam pengunjung wajib menggunakan pakaian jarik dan blangkon untuk putra," ujar Kus salah satu juru kunci makam tersebut.

Disekitaran makam terdapat juru kunci yang selalu berjaga dan membimbing para pengunjung yang akan memasuki makam.

Selain itu untuk memasuki makam pengunjung juga tidak boleh menggunakan alas kaki.

"Niatnya harus bagus dan tidak boleh berbuat jelek atau niat jelek," lanjut pria yang telah beruban ini.

Makam raja mataram ini pengunjung tidak dikenakan biaya masuk hanya memberi sedekah sukarela saja.

Untuk mencapai Kotagede, lokasi berada sekira 2 km di sebelah selatan dari kebun binatang Gembira Loka Yogyakarta. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved