TribunJogja/

Dianjurkan untuk Tidak Mengonsumsi Pepaya Kuning Maradol dari Meksiko, Karena Inilah Alasannya

Orang mulai jatuh sakit pada 17 Mei, kata CDC; Rentang usia penderita mulai usia kurang dari 1 tahun sampai 95.

Dianjurkan untuk Tidak Mengonsumsi Pepaya Kuning Maradol dari Meksiko, Karena Inilah Alasannya
Tribunnews.com
Biji pepaya 

TRIBUNJOGJA.COM - Laporan dari Pusat Pengendalian dan Pencegaan Penyakit (CDC) ini patut diwaspadai: satu kematian, 109 infeksi, termasuk 35 rawat inap di 16 negara bagian gara-gara salmonella yang terkait dengan pepaya kuning Maradol dari Meksiko.

"CDC merekomendasikan agar konsumen tidak makan, restoran tidak menyajikan, dan pengecer tidak menjual pepaya Maradol dari Meksiko sampai kita mempelajari masalah ini dengan benar," kata agensi tersebut di situsnya.

Pepaya maradol dari Meksiko memilik penampakan yang mirip dengan pepaya yang kita kenal. Berbentuk oval dan bisa berbobot 3 kg atau lebih, kulit hijaunya berubah kuning saat matang, sementara daging buahnya berwarna salmon.

Kebanyakan orang yang terinfeksi salmonella mengalami diare, demam, dan kram perut dalam 12 sampai 72 jam infeksi. Kebanyakan sembuh tanpa pengobatan, meski penyakitnya biasanya berlangsung antara empat dan tujuh hari.

Sebuah investigasi sedang dilakukan, dengan tambahan korban 64 orang dari 15 negara sejak wabah itu diumumkan dua minggu yang lalu, menurut CDC.

Negara bagian yang penduduknya jatuh sakit adalah Connecticut, Delaware, Iowa, Kentucky, Louisiana, Massachusetts, Maryland, Michigan, Minnesota, North Carolina, New Jersey, New York, Oklahoma, Pennsylvania, Virginia dan Wisconsin.

Orang mulai jatuh sakit pada 17 Mei, kata CDC; Rentang usia penderita mulai usia kurang dari 1 tahun sampai 95.

Departemen Kesehatan Maryland pertama-tama memberi tahu pihak berwenang federal bahwa beberapa orang yang sakit sebelumnya membeli pepaya di lokasi yang sama di Baltimore.

Pada tanggal 19 Juli, Maryland melaporkan bahwa beberapa sampel pepaya Maradol kuning merek Caribeña diuji positif mengandung salmonella dalam pemeriksaan pendahuluannya dan memperingatkan konsumen agar tidak mengkonsumsi buahnya.

Tak lama kemudian, Food and Drug Administration AS mengidentifikasi pepaya Maradol dari peternakan Carica de Campeche di Meksiko sebagai sumber wabah yang mungkin terjadi.

Badan tersebut menguji pepaya dari pertanian tersebut dan mengidentifikasi lima jenis salmonella.

Pada tanggal 26 Juli, Grande Produce, yang mendistribusikan pepaya Caribeña dari Carica de Campeche, menarik kembali buah yang dipasoknya ke pasar AS antara 10 Juli dan 19 Juli.

FDA telah meningkatkan pengujian pepaya dari Meksiko untuk melihat apakah buah dari pertanian lain juga terkontaminasi. (*/INTISARI)

Editor: ton
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help