TribunJogja/

Penemuan Mayat di Kali Progo

Jenazah Korban Hanyut Saat Tubing di Magelang Ditemukan Muara Progo

Jasad Aziz sendiri ditemukan mengambang di tengah sungai Progo oleh seorang penambang pasir. Jaraknya sekitar 50 meter dari tepian sungai.

Jenazah Korban Hanyut Saat Tubing di Magelang Ditemukan Muara Progo
Facebook
Sosok mengambang di Kali Progo yang diduga mayat manusia. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Singgih Wahyu Nugraha

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Sesosok jasad lelaki tanpa identitas ditemukan mengambang di aliran Kali Progo wilayah Bleberan, Desa Banaran, Kecamatan Galur, Rabu (8/3/2017).

Belakangan, sosok mayat itu dikenali sebagai satu di antara tiga warga Magelang yang hanyut saat tubing di Kali Sono di Tegalrejo (Magelang) dan terbawa arus hingga ke kawasan muara Sungai Progo di Banaran. Yakni Aziz Muslimin (25), warga Banyuurip, Tegalrejo.

Korban yang ditemukan sudah dalam keadaan membusuk itu berhasil diidentifikasi setelah paman korban, Eko Rahmanto, mengenali ciri khusus pada kuku jempol kakinya.

Baca: Pihak Keluarga Pastikan itu Jasad Aziz

Jenazah korban saat ini sedang dipulasarakan di unit kamar jenazah RSUD Wates.

"Dari fisiknya kami memang tidak bisa mengenalinya karena kondisi sudah membengkak dan wajahnya tak berwujud lagi. Namun setelah melihat kuku jempol kakinya, kami yakin bahwa itu adalah Aziz," kata Eko ditemui di RSUD Wates.

Paman korban menunjukkan sim milik korban. Jasadnya ditemukan mengambang di wilayah muara sungai progo di banaran, galur, kulonprogo, rabu (8/3/2017).
Paman korban menunjukkan sim milik korban. Jasadnya ditemukan mengambang di wilayah muara sungai progo di banaran, galur, kulonprogo, rabu (8/3/2017). (tribunjogja/singgih wahyu)

Jasad Aziz sendiri ditemukan mengambang di tengah Kali Progo oleh seorang penambang pasir.  Jaraknya sekitar 50 meter dari tepian sungai.

Baca: Video Mayat di Kali Progo Terevakuasi, Kondisi Telanjang

Penemuan itu lalu dilaporkan ke tim SAR setempat dan aparat kepolisian dilanjut dengan evakuasi jasad korban.

Setelah dievakuasi, jasad korban selanjutnya dibawa ke RSUD Wates untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Petugas juga berkoordinasi dengan jaringan di Magelang dan keluarga korban akhirnya datang untuk identifikasi korban.

"Jenazah langsung kami bawa ke Magelang untuk dimakamkan nanti sore," kata Eko. (*)

Penulis: ing
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help