Mural Kampus Cegah Mahasiswa dari Vandalisme

Dalam festival dan lomba mural kali ini, tembok kampus dibagi menjadi 128 kotak sebagai tempat untuk melukis mural

Tayang:
Penulis: tiq | Editor: Ikrob Didik Irawan
tribunjogja.com/Santo Ari
Ilustrasi: Salah satu perserta tengah melukis tembok Perpusda Sleman, Sabtu (13/6/2015). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Memberikan ruang kreasi seni untuk para generasi muda diharapkan dapat mengurangi tindakan vandalisme yang makin hari makin sering terjadi.

Upaya itulah yang dilakukan oleh Universitas Sanata Dharma (USD) Yogyakarta.

Dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-60, USD pun menyelenggarakan Festival dan Lomba Mural bertajuk Pendidikan Transformatif.

Rektor USD, Johanes Eka Prijatma mengatakan dalam konteks mendidik, semua pihak termasuk kampus berperan menciptakan lingkungan yang bersih dan imajinatif. Karena lingkunganlah yang berperan dalam membentuk karakter mahasiswa.

"Kegiatan seni semacam ini diharapkan dapat menumbuhkan lingkungan kampus yang imajinatif. Hal ini jugalah yang menjadi peran perguruan tinggi selain di bidang pendidikan," ujarnya saat membuka Festival dan Lomba Mural di Kampus USD Paingan, Yogyakarta, Minggu (15/11/2015).

Mural, lanjut dia, dipercaya mampu dalam menangkap realitas dengan cara yang baru. Oleh karena itu, USD ingin membagikannya kepada masyarakat melalui festival dan lomba mural tersebut.

Dalam festival dan lomba mural kali ini, tembok kampus dibagi menjadi 128 kotak sebagai tempat untuk melukis mural.

Sebanyak 50 tim yang terdiri dari 28 tim mahasiswa USD dan 22 tim siswa SMA dan SMK se-DIY mengikuti kegiatan tersebut.

Adapun dewan juri dalam lomba mural ini adalah Samuel Indratma, salah seorang seniman mural di Yogyakarta bersama In Nugroho SJ, dosen USD.

Sementara peserta juga didampingi seniman mural asal Yogyakarta lainnya, yakni Kumbo Adiguno, Yaksa Agus, dan Totok Buchory.

Samuel mengatakan festival murah bisa menjadi pembelajaran seni bagi kampus-kampus. Selain bidang akademik, bidang seni juga seharusnya bisa berkembang di lingkungan perguruan tinggi.

"Kegiatan ini diharapkan dapat bertumbuh untuk mengembangkan kebersamaan," tandasnya. (tribunjogja.com)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved