Jembatan Bambu Itu Kini Ramai Wisatawan

Jembatan dari bambu di atas Kali Progo yang hanya ada saat musim kemarau itu kini mulai menarik banyak pengunjung.

Penulis: apr | Editor: oda
tribunjogja/anaspriyadi
Warga memanfaatkan sesek progo di mangir untuk berfoto. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Anas Apriyadi

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Sebuah jembatan kecil atau sesek dari bambu yang membentang di atas Kali Progo berfungsi sebagai penghubung dua desa di dua kabupaten yaitu Mangir, Sendangsari, Pajangan di Bantul dengan Ngentakrejo, Lendah di Kulonprogo.

Jembatan yang hanya ada saat musim kemarau ini kini mulai menarik banyak pengunjung.

Jembatan ini memiliki lebar lebih kurang satu meter dan tidak memiliki pembatas di sisi kanan kirinya.

Meski cukup ekstrem, sesek ini ramai dilewati masyarakat yang ingin menyeberang. Baik untuk keperluan bekerja, sekolah, berdagang dan lainnya.

Karena hanya bisa dilewati satu kendaraan dalam satu arah, penyeberang harus rela bergantian agar tidak berpapasan di tengah kali. Untuk menyeberang di atas sesek perlu menjaga keseimbangan untuk berjalan lurus.

Tapi saat akhir pekan jembatan tradisional ini ramai dikunjungi wisatawan, teruma anak-anak muda. Mereka kerap berfoto ria di tengah jembatan bersama teman-teman seumuran.

Apa yang menarik dari jembatan ini? Simak selengkapnya di halaman 5 Tribun Jogja edisi Senin (24/8/2015)(tribunjogja.com)

Delivery Makanan Jogja? Klik makandiantar.com atau 0274 554 554. Ongkir Gratis !

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved