Ada Othok-othok Terbesar di Dunia di Gabusan
Sebuah bangunan othok-othok raksasa menjadi maskot dari Bantul Ekspo 2015 yang digelar di Pasar Seni Gabusan
Penulis: apr | Editor: Ikrob Didik Irawan
Laporan Reporter Tribun Jogja, Anas Apriyadi
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Sebuah bangunan othok-othok raksasa menjadi maskot dari Bantul Ekspo 2015 yang digelar di Pasar Seni Gabusan.
Othok-othok raksasa tersebut juga pendapat mengakuan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai Othok-othok terbesar di Indonesia bahkan di dunia.
Othok-othok raksasa yang berdiri tegak di PSG ini terbuat dari besi, dimana sebuah drum menjadi bidang bunyinya. Karena ukurannya yang besar untuk memutar othok-othok ini harus didorong melalui rel yang sudah dibuat.
Manajer MURI, Sri Widayati memberikan penghargaan MURI pada Minggu (26/7/2015) saat pembukkan bantul Ekspo 2015 kepada pemrakarsa Othok-othok raksasa kepada perwakilan pemkab Bantul yang diwakili Wakil Bupati Soemarno PRS, perwakilan panitia Bantul Ekspo, Andy Soelistyo, dan pelestari kampung dolanan Pandes, Wahyudi Anggoro Hadi.
Widayati menjelaskan pemecahan rekor tersebut karena mainan tradisional tersebut menjadi yang terbesar dengan ukuran 6x3,5 meter.
"Mainan tradisional ini banyak nilai budaya yang terkandung di dalamnya, sehingga diharapkan bisa bersaing dengan mainan modern," terangnya.
Ketua Panitia Bantul Ekspo, Andy Soelistyo menjelaskan dipilihnya othok-othok sebagai sebagai maskot Bantul Ekspo sebagai wujud penghargaan kreativitas leluhur, sehingga perlu dilestarikan.
"Mainan produk Bantul ini sekarang cukup populer karena banyak pihak yang turut mempopulerkannya, di Kabupaten Bantul, tepatnya kampung Pandes, Panggungharjo, Sewon ada kampung dolanan yang memproduksi mainan othok-othok," jelasnya.
Pelestari kampung dolanan Pandes, yang juga Lurah Panggungharjo, Wahyudi Anggoro Hadi menerangkan othok-othok yang dibuat dalam waktu sekitar satu bulan ini menjadi kebanggan bai kampung dolanan yang bisa berpartisipasi dalam pemecahan rekor dunia.
"Ini jadi penegasan bahwa kita berharap dengan pencatatan rekor dunia ini tidak ada klaim-klaim negara lain terhadap suatu khazanah seni budaya Indonesia, jadi ini adalah tonggak bahwa othok-othok adalah karya asli bangsa Indonesia," tuturnya. (tribunjogja.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/othok-othok_2707_20150727_100853.jpg)