Mengapa tak Semua Perempatan Strategis Dijaga Polisi?

Penempatan personil juga difokuskan di lokasi-lokasi strategis dan pada waktu-waktu tertentu

Penulis: Gaya Lufityanti | Editor: Rina Eviana Dewi
Tribun Jogja/Bramasto Adhy
Seorang polantas mengatur arus lalu lintas di Perempatan Jalan Senopati, Yogyakarta, Rabu (30/01/2013). Keberadaan petugas kepolisian tersebut selain mengatur arus lalu lintas agar tidak semrawut, juga berperan penting ketika Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) padam. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Gaya Lufityanti

SELAMAT malam Tribun. Saya mau tanya, mengapa tidak semua polisi berjaga di perempatan strategis? Dan apa pertimbangan polisi ditempatkan di suatu lokasi lalulintas?
Pengirim : +6285642141xxx

Dari pihak kepolisian, sebenarnya menginginkan semua jalanan dijaga oleh aparat. Namun kami mengalami keterbatasan personil, karena aparat kepolisian tidak hanya bertugas di jalanan, melainkan juga di tempat lain, semisal administrasi, Polsek, hingga layanan publik. Kondisi ini mengakibatkan tidak semua polisi bisa terus standby di perempatan.

Penempatan personil juga difokuskan di lokasi-lokasi strategis dan pada waktu-waktu tertentu, semisal pagi hari dan sore hari dimana volume kendaraan meningkat tajam. Pengamanan di jalanan juga ditingkatkan manakala ada peringatan hari raya, ada demonstrasi, penutupan Jalan Malioboro hingga jika ada pertandingan sepak bola. (*)

Kombes Nasri Wiharto

Direktur Lalu Lintas Polda DIY

Skandal Kuliner Terkait :

Bakpia Tidak Asli Merajalela di 7 Titik Penting di Yogya

Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    Berita Populer

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved