Pemerintah Berterimakasih kepada TKI

Pemerintah merasa berterimakasih kepada TKI

Tayang:
Editor: Rina Eviana Dewi
TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA – JAKARTA - Pemerintah berterima kasih kepada Tenaga Kerja Indonesia (TKI), atas jasa mereka membantu mengatasi pengangguran dan kemiskinan.

"Mereka punya jasa begitu besar. Pemerintah sangat berterima kasih, dan menaruh hormat pada TKI dan keluarganya," ujar Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Moh Jumhur Hidayat, saat sosialisasi kebijakan dan program kerja BNP2TKI di Lapangan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Sabtu (19/5/2013),

Kepada Tribunnews.com, Direktur Sosialisasi dan Kelembagaan BNP2TKI Rohyati Sarosa menambahkan, para TKI tidak hanya mengatasi keterbatasan perekonomian keluarga, lantaran keterbatasan peluang kerja di dalam negeri, tapi juga bisa mengatasi pengangguran dan kemiskinan.

Satu orang TKI yang bekerja di luar negeri, lanjut Rohyati, berarti satu angka pengangguran teratasi, dan lima orang terbebas dari masalah kemiskinan. Karena, satu orang TKI menanggung rata-rata empat anggota keluarganya.

BNP2TKI mencatat, terdapat sekitar enam juta orang yang bekerja di 143 negara. Artinya, enam juta orang terbebas dari pengangguran, dan 30 juta orang teratasi dari ancaman kemiskinan.

"Belum lagi dari remitansi atau kiriman uang TKI ke keluarga mereka, dapat menggerakkan roda perekonomian keluarga," tutur Rohayati.

Diperkirakan, remitansi hampir 8.000 TKI asal Tulungagung mencapai Rp 1,5 triliun per tahun. Akibatnya, roda perekonomian dan pembangunan di kabupaten itu berputar dan berkembang untuk kesejahteraan rakyat setempat. (*)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved