Pasien Flu Burung di Semarang Dinyatakan Negatif
Kepastian itu muncul setelah ada hasil laboratorium Dinkes Jateng, RSUP dr Kariadi, dan Balitbang Kementerian Kesehatan.
Penulis: bbb | Editor: Sigit Widya
TRIBUNJOGJA.COM, SEMARANG - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Anung Sugihantono, memastikan bahwa pasien berinisial MUK (54), warga Sambiroto, Semarang yang opname di RS Elizabeth, negatif suspect flu burung.
Kepastian itu muncul setelah hasil laboratorium Dinkes Jateng, RSUP dr Kariadi, dan Balitbang Kementerian Kesehatan menyatakan tidak ada indikasi MUK terkena flu burung.
"Senin (31/12/2012) depan, pasien sudah boleh pulang," kata Anung ketika dikonfirmasi, Selasa (25/12/2012).
Ia mengatakan, penanganan terhadap MUK sejak dinyatakan suspect flu burung, sudah sesuai prosedur. Bahkan, pihaknya memberikan obat standar terhadap MUK.
Standar lain, prosedur penanganan flu burung adalah observasi selama masa inkubasi atau 20 hari setelah masa ditemukan suspect. Tidak hanya pasien suspect yang diobservasi, tetapi juga warga di lingkungan sekitar.
Untuk kepastian kepulangan MUK, dirinya memasrahkan sepenuhnya kepada pihak rumah sakit dan dokter. Apakah pasien perlu diobservasi lebih lanjut atau tidak, terserah dokter yang menangani.
"Di Kendal ada suspect, tapi juga negatif," kata Anung.
(Tribunjogja.com)