Kriminalitas

Kawanan Rampok Gasak Emas 1 Kilo

Anggota Polres Sumenep langsung mengecek soal keberadaan mobil yang dibawa kabur kawanan perampok

Tayang:
Editor: Iwan Al Khasni
TRIBUNJOGJA.COM, PAMENGKASAN -  Kawanan perampok yang baru saja menggondol emas seberat 1 kilo milik Sukarno, warga di Dusun Tangere, Desa Batang-batang, Kecamatan Batang-batang, Sumenep, Jawa Timur, meninggalkan begitu saja mobil jarahannya di jalan.

Mobil Toyota Kijang Innova dengan nomor polisi M 99 SK milik Sukarno yang dicuri oleh tujuh kawanan perampok bercadar di rumahnya, Rabu (04/04/2012) dini hari, itu ditinggal oleh perampoknya di pinggir jalan di Jalan Bonorogo, Pamekasan.

Mobil berwarna abu-abu itu diketahui warga sejak jam 6 pagi sudah ada di pinggir jalan dengan keadaan kaca pintu depan terbuka.

Erfan Efendi, satpam salah satu gudang kosmetik yang mengetahui keberadaan mobil tersebut mengatakan, tidak mengira jika mobil itu barang bukti hasil rampokan milik warga Sumenep.

"Ketika saya gantikan pengamanan di gudang, mobil tersebut sudah diparkir di utara jalan," terangnya.

Anggota Polres Sumenep langsung mengecek soal keberadaan mobil yang dibawa kabur kawanan perampok tersebut.

Kasat Reskrim Polres Sumenep AKP Andi Lilik mengatakan, mobil tersebut benar milik Sukarno, korban perampokan.

"Berdasarkan plat nomor dan kondisi mobil tersebut benar milik korban," ungkapnya.

Mobil tersebut masih lengkap dengan kuncinya. Mobil itu kemudian diamankan ke Mapolres Pamekasan dan selanjutnya akan diserahkan kepada Polres Sumenep untuk kepentingan penyelidikan.

Sebelumnya, rumah toko milik Sukarno, dirampok tujuh pria bertopeng. Ketujuh perampok itu berhasil membawa kabur emas satu kilogram, uang tunai Rp 15 juta, dan satu mobil Toyota Kijang Innova.

Pelaku sebelum masuk ke dalam rumah korban, terlebih dahulu menaklukkan John, penjaga rumah dengan diikat dan mulutnya ditutup plakban kemudian dibuang ke luar pagar.

Empat penghuni rumah tersebut juga diikat dengan diplak ban mulutnya kemudian disekap di salah satu kamar dengan pengawalan ketat.

Fery Susanto, menantu korban mengalami luka bacok di bagian lengan karena berupaya untuk memberontak.

Sedangkan brankas besi milik korban berhasil dibuka setelah ketujuh perampok tersebut mengancam akan membunuh semua anggota keluarga korban.

Satu mobil Honda Jazz berwarna merah tidak ikut dibawa pelaku. Padahal kunci mobil sudah ada di dalam mobil itu. (*)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved