Hijrah Menuju Kebaikan
Bulan Muharam bagi umat Islam adalah momentum penting s
Penulis: Iwan Al Khasni | Editor: ufi
Prof. Dr. Rahmat Wahab
Bulan Muharam bagi umat Islam adalah momentum penting sebagai awal tahun baru pada kalender Islam. Namun perubahan Tahun perlu dibarengi komitmen bersama untuk hijrah dari keburukan menuju kebaikan pada segala aspek kehidupan.
Sebab perubahan tak hanya cukup fisik, tetapi juga hijrah secara mendasar dengan meninggalkan segala peradaban atau nilai-nilai yang tidak baik dan tidak penting menuju peradaban yang lebih baik yang diridhai Allah.
Seperti soal pemberantasam kasus korupsi misalnya, jika tak ada semangat hijrah dari sistem hingga semangat dari hati, budaya korupsi masih saja akan terjadi hingga akhir jaman. Perubahan tahun, sebaiknya bagi umat islam dijadikan titik awal untuk melawan segala keburukan dunia.
Demikian juga dengan pola kehidupan pejabat yang banyak melakukan penyimpangan atas amanah rakyat. Jual beli suara di kalangan pejabat hingga ujung-ujung terjadi korupsi berjamaah demi balik modal. Padahal mereka nantinya akan mengembang amanah dan kepercayaan rakyat.
Untuk itu, setidaknya ada tiga hal yang perlu dilakukan dan memaknai pada perubahan tahun ini, percaya akan terjadi perbuahan menuju kebaikan, memiliki semangat dan implementasi di kehidupan sehari-hari. Tiga hal itu juga dibutuhkan bagi para pemimpin yang seharusnya memberikan keteladan kepada masyarkat.
Pemaknaa perubahan itu bisa dimulai dari sekitar kehidupan pribadi, keluarga, sosial hingga bernegara. Jika sudah mampu menjalankan sistem seperti itu maka negara berlahan-lahan berubah menuju kebaikan.
Dengan adanya semangat keyakinan adanya perubahan oleh setiap insan manusia dapat dijadikan awal lembaran baru guna menyambut masa-masa yang akan datang. Khususnya, perubahan sistem yang demokratis guna mewujudkan kehidupan keadilan sosial bagi masyarakat. (*)