Tol Bawen Yogyakarta

Pembebasan Lahan Trase Tol Yogyakarta-Bawen Masuk Wilayah Grabag Magelang

Pembangunan Jalan Tol Yogyakarta-Bawen berlanjut di tahap musyawarah penetapan ganti rugi di dengan warga terdampak di wilayah Kecamatan Grabag

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
Jatengprov.go.id
TOL YOGYAKARTA-BAWEN: Tol Yogyakarta-Bawen merupakan superprioritas karena segitiga emasnya Jogja dan Jawa Tengah, yakni Joglosemar (Jogja, Solo, Semarang). 

Menurutnya, proses menunggu pencairan UGR berlangsung hampir dua tahun. 

Meski begitu, ia tetap bersyukur lantaran seluruh proses akhirnya berjalan lancar.

“Saya baru tahu tanah itu kena tol setelah dapat undangan untuk kumpul. Waktu itu belum jelas, tahunya belakangan ternyata terdampak,” ucapnya.

Ia berencana memanfaatkan uang tersebut untuk membeli tanah lagi dan biaya pendidikan anaknya.

Sementara itu, Kepala Kantor BPN Kabupaten Magelang, A Yani menjelaskan, pembayaran UGR pada hari itu mencakup 75 bidang tanah di 13 desa, dengan total luas 62.527 meter persegi. 

Nilai total ganti rugi yang dibayarkan mencapai Rp86,01 miliar.

“Paling banyak yang terdampak itu lahan pertanian. Tapi tadi juga ada rumah tinggal dan rumah usaha. Nilai paling besar hari ini ada yang sampai Rp8 miliar,” jelasnya.

Yani menyebutkan, hingga kini masih ada lebih dari 200 bidang yang belum dibayarkan karena masih dalam proses pengajuan di Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN). 

“Kami ingin secepatnya, lebih cepat lebih baik. Jangan sampai di ujung waktu baru diperintah turun ke lapangan,” terangnya. 

Target

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT)  bersama Badan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) tengah mempercepat penyelesaian konstruksi Jalan Tol Yogyakarta-Bawen yang membentang sepanjang 75,12 kilometer (km).

Jalan Tol Yogyakarta-Bawen terbagi 6 Seksi. 

Seksi 1 Sleman - Banyurejo sepanjang 8,80 Km ditargetkan Seksi 1 konstruksinya rampung pada kuartal II tahun 2026.

Untuk Seksi 2 Banyurejo - Borobudur sepanjang 15,26 Km  yang nantinya pada Seksi 2 ini dapat menuju Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Borobudur.

Kemudian Seksi 3 Borobudur - Magelang sepanjang 8,10 km.

Seksi 4 Magelang - Temanggung 16,65 km dengan progres pembebasan lahan 36,47 persen, dan Seksi 5 Temanggung - Ambarawa 21,39 km dengan progres pembebasan lahan 9,50 persen. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved