Resep Telur Pindang Khas Jawa dengan Aroma Rempah yang Menggugah Selera
Telur pindang merupakan salah satu olahan telur tradisional khas Nusantara yang terkenal dengan warna cokelat kehitaman.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
Ringkasan Berita:
- Telur pindang adalah olahan telur tradisional dengan warna cokelat kehitaman dan rasa gurih manis yang khas.
- Direbus lama bersama rempah, telur pindang memiliki aroma harum dan tekstur lebih padat.
- Telur pindang cocok disajikan sebagai lauk nasi, pelengkap tumpeng, hingga hidangan keluarga.
- Selain lezat, telur pindang juga lebih tahan lama dibanding telur rebus biasa.
TRIBUNJOGJA.COM - Telur pindang merupakan salah satu olahan telur tradisional khas Nusantara yang terkenal dengan warna cokelat kehitaman.
Proses memasak telur pindang dilakukan dengan merebus telur bersama aneka rempah dan daun aromatik dalam waktu yang cukup lama.
Sehingga dapat menghasilkan rasa yang kaya dan tekstur telur yang lebih padat serta cita rasa gurih manis yang meresap ke dalam.
Hidangan ini sering disajikan sebagai lauk pendamping nasi, pelengkap tumpeng, hingga sajian spesial pada acara keluarga.
Selain lezat, telur pindang juga dikenal tahan lebih lama dibanding telur rebus biasa karena dimasak dengan bumbu rempah.
Baca juga: Resep Ayam Serundeng Gurih Khas Nusantara, Cocok untuk Hidangan Keluarga
Berikut resep dan langkah-langkah cara membuat telur pindang yang lezat dan mudah dibuat:
Bahan-Bahan Telur Pindang
- 10 butir telur ayam
- 1,5 liter air
- 5 siung bawang merah
- 3 siung bawang putih
- 2 batang serai
- 4 lembar daun salam
- 3 lembar daun jambu biji (opsional, untuk tekstur dan warna)
- 1 ruas lengkuas
- 2 sdm kecap manis
- 1 sdm gula merah
- 1 sdt garam
- 1 sdt teh hitam atau kulit bawang merah secukupnya
Cara Membuat Telur Pindang
1. Langkah pertama dimulai dengan merebus telur ayam hingga matang sempurna, lalu telur yang telah matang kemudian dibilas dan dibersihkan dari sisa kotoran pada cangkangnya serta dikupas dari cangkangnya.
2. Selanjutnya, telur disusun rapi di dalam panci dan dituangi air hingga seluruh permukaan telur terendam, lalu masukkan aneka rempah seperti bawang merah, bawang putih, serai, lengkuas, garam dan daun salam.
3. Kemudian tambahan kecap manis dan gula merah berfungsi memperdalam warna cokelat sekaligus memberikan rasa manis yang lembut.
4. Untuk memperkuat warna, bahan alami seperti teh hitam pekat, kulit bawang merah, atau daun jambu biji ditambahkan ke dalam rebusan.
5. Panci kemudian dipanaskan dengan api sedang hingga mendidih. Setelah itu, api dikecilkan dan telur dibiarkan direbus perlahan dalam waktu lama.
6. Proses perebusan yang panjang, sekitar satu hingga dua jam yang menjadi kunci utama telur pindang full cokelat. Selama perebusan, air akan menyusut perlahan dan warna cokelat akan menempel sempurna pada cangkang telur.
7. Sesekali telur dapat dibalik perlahan agar warna terbentuk merata, namun tetap berhati-hati agar cangkang tidak retak.
8. Setelah air menyusut dan warna cokelat tua terlihat jelas di seluruh permukaan telur, panci diangkat dari kompor dan telur didiamkan hingga dingin.
9. Telur pindang full cokelat siap disajikan sebagai lauk pendamping nasi hangat, pelengkap tumpeng, atau stok lauk praktis di rumah.
Resep telur pindang menjadi bukti bahwa olahan sederhana bisa menghadirkan rasa yang istimewa.
Perpaduan rempah tradisional menghasilkan aroma khas yang menggugah selera dan cocok disantap kapan saja.
Tak heran jika telur pindang tetap menjadi menu favorit dari generasi ke generasi. (MG Kartika Larasati)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Telur-Pindang.jpg)