Resep Kue Corobikang yang Lezat, Mekar Sempurna, dan Menggugah Selera

Kue corobikang adalah salah satu jenis jajanan tradisional khas Jawa Tengah yang terkenal dengan tekstur mekar, legit, dan aromanya yang harum.

Tayang:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Hari Susmayanti
pinterest.com
Kue Corobikang - Kue Corobikang adalah makanan khas Jawa Tengah yang terbuat dari tepung beras dan tepung terigu dan memiliki warna yang menarik. 

Ringkasan Berita:
  • Kue corobikang terkenal dengan teksturnya yang mekar, lembut, dan aromanya yang wangi
  • Jajanan tradisional khas Jawa Tengah ini memiliki warna cantik dan cita rasa legit, begini cara membuat corobikang yang empuk dan mekar merata.
  • Agar corobikang bisa mengembang dan berongga, proses fermentasi adonan dan panas cetakan harus pas. 
  • Ingin membuat corobikang yang harum dan tampak merekah? Ikuti resep praktis berikut, cocok untuk camilan keluarga hingga suguhan acara.

TRIBUNJOGJA.COM – Kue corobikang adalah salah satu jenis jajanan tradisional khas Jawa Tengah yang terkenal dengan tekstur mekar, legit, dan aromanya yang harum.

Kue berbahan dasar tepung beras ini memiliki tampilan cantik berwarna-warni, sehingga banyak digemari sebagai camilan maupun suguhan acara keluarga bahkan hantaran pernikahan.

Untuk mendapatkan hasil yang mekar sempurna, kue corobikang harus dibuat dengan komposisi adonan yang tepat serta proses pemanggangan yang benar.

Baca juga: Resep Serabi Solo Lembut dan Bersarang yang Layak Dicoba

Berikut resep dan langkah-langkah cara membuat kue corobikang yang empuk, wangi, dan mekar:

Bahan-bahan Kue Corobikang

  1. 250 g tepung beras
  2. 50 g tepung terigu
  3. 150 g gula pasir
  4. 400 ml santan hangat
  5. ½ sdt garam
  6. ½ sdt vanili
  7. Pewarna makanan (hijau, merah, muda, kuning)

Cara Membuat Kue Corobikang

1. Langkah pertama yang harus dilakukan yaitu mencampur semua bahan kering seperti tepung beras, tepung terigu, gula, garam, dan vanili dalam satu wadah.

2. Setelah itu, aduk rata terlebih dahulu semua bahan kering hingga tercampur merata agar tekstur adonan lebih lembut.

3. Kemudian masukkan santan hangat sedikit demi sedikit sambil diaduk menggunakan whish hingga adonan licin, tidak bergerindil, dan memiliki konsistensi agak kental.

4. Selanjutnya, diamkan adonan selama 30-45 menit agar corobikang bisa mekar dan berongga saat dipanggang.

5. Lalu bagi adonan menjadi 2-3 bagian dan tambahkan pewarna makanan sesuai selera, kemudian aduk perlahan agar warna tetap cantik dan tidak mencairkan adonan.

6. Kemudian panaskan cetakan corobikang atau teflon berbentuk mangkuk kecil hingga benar-benar panas agar adonan langsung naik dan merekah atau mekar.

7. Setelah itu, masukkan adonan putih terlebih dahulu, lalu ditimpa dengan adonan berwarna sebagai hiasan dan isi sekitar 3/4 bagian agar ruang cukup untuk proses pemekaran.

8. Lalu masak dengan api kecil dan tunggu hingga permukaan kue mengering, kemudian gunakan garpu untuk membuka dibagian tengahnya.

9. Kue corobikang siap diangkat ketika bagian tengahnya mulai terbelah dan pinggirannya berwarna kecokelatan.

10. Kue corobikang sudah matang dan siap disajikan dalam keadaan hangat sebagai camilan sore. (MG Kartika Larasati)

 

 

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved