TOPIK
Aksi Solidaritas Affan di Jogja
-
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menghargai upaya massa aksi yang menginginkan adanya perubahan demokrasi di Tanah Air.
-
Mobil Lexus bernomor polisi AB 10 HBX yang ditumpangi Sri Sultan Hamengku Buwono X menembus kerumunan massa aksi demo di Mapolda DIY
-
Raja Keraton Yogyakarta itu datang didampingi Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Condrokirono dan Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hayu.
-
Demo aksi solidaritas warga Jogja di Markas Polda DIY pecah, Jumat (29/8/2025) sore hingga malam. Berikut potret demo Jogja hari ini.
-
kabar terkini aksi massa di yogyakarta Aksi Solidaritas Affan di Jogja Sri Sultan Hamengku Buwono X
-
Mobil Sultan perlahan menembus massa dan para peserta aksi mengawal mobil tersebut masuk ke dalam Mapolda DIY.
-
Hingga Jumat (29/8/2025) pukul 21.35, massa aksi terlihat memenuhi sejumlah area di sisi kiri dan bagian belakang Pakuwon Mall Jogja.
-
Massa masih merangsek ke area Polda DIY sembari meneriakkan yel-yel. Mereka pun kerap dipukul mundur dengan gas air mata.
-
Seorang peserta aksi di Polda DIY ini membentangkan spanduk bertuliskan Blood On Your Hands.
-
Beberapa kali gas air mata dilepaskan untuk memecah kerumunan massa aksi di Polda DIY
-
massa aksi gabungan di Yogyakarta menduduki Mapolda DIY, pada Jumat malam. Aksi unjuk rasa kian panas
-
Kemudian, massa yang melihat mobil kepolisian melintas lalu berkerumun menuju mobil tersebut. Pukulan dan tendangan diarahkan
-
Terlihat dua orang sempat digotong lantaran sesak napas seusai gas air mata ditembakkan. Bantuan logistik berupa air mineral datang
-
Api terpantau masih berkobar melahap mobil yang dalam kondisi terbalik tepat di depan pintu timur Mapolda DIY.
-
Ledakan terdengar bersamaan dengan api hebat yang melalap mobil. Sejumlah petugas pun berusaha memadamkannya.
-
Asap hitam mengepul dari dalam halaman Mapolda DIY bersamaan dengan teriakan dan orasi massa aksi.
-
Mereka langsung bergerak untuk menuju gerbang Polda DIY. Beberapa dari mereka pun terlihat membakar tenda pleton
-
Terpantau sejumlah massa satu per satu meninggalkan kampus UII untuk bergeser ke Mapolda DIY.
-
Di tengah aksi, massa sempat emosional dan beradu argumen dengan polisi di depan Mako Polda DIY, karena perbedaan persepsi
-
Massa driver ojol di Jogja memasang pita hitam di lengan dan membagikannya kepada pengendara sepeda motor yang melintas.
-
Prinsip equality before the law harus menjadi pijakan utama dalam penanganan kasus tersebut.