TOPIK
Penembakan di Solo
-
Aksi penembakan ke arah pos polisi ini menambah panjang daftar penyerangan terhadap polisi di kota Solo.
-
Pelaku penembakan di Solo diduga bagian aksi teror terorganisasi
-
Selain motor, petugas ternyata juga melakukan pemeriksaan pada kendaraan roda empat.
-
Hingga berita ini diturunkan, belasan anggota kepolisian masih melakukan olah TKP.
-
beberapa petugas lain menutup ceceran darah di aspal dengan menggunakan kain berwarna putih
-
Tak hanya sekali dua kali, bunyi letusan senjata terdengar berkali-kali. Dua orang tersebut langsung jatuh tersungkur
-
Lokasi penggerebekan yang diwarnai tembakan di dekat hipemarket Lottemart
-
tidak hanya menjadikan pembawa sejata sebagai target utama
-
Pemakaman Bripka Dwi Data Subekti, korban penembakan orang tak dikenal di Pos Polisi Singosaren, Kota Solo, Jawa Tengah, Jumat (31/8/2012)
-
Wali Kota Solo Joko Widodo tak mau mengait-kaitkan peristiwa penembakan di pos polisi Singosaren ada hubungannya dengan pencalonannya ke Pilgub DKI
-
Pascapenembakan Kamis (31/8/2012) Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo mengimbau masyarakat untuk tidak terpancing.
-
Pasca penembakan pos polisi Singosaren, Solo yang menewaskan Bripka Dwi Data Subekti, pengamanan diperketat
-
Kapolda Jateng Irjen Pol Didik Sutomo Tri Widodo mengimbau kepada anggota kepolisian untuk tidak takut dan tidak gentar menghadapi teror
-
Ketua MPR Hadjrianto Y Thohari, mengatakan bahwa pandangan yang menyatakan bahwa penembakan dan rentetan teror di Solo
-
Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mengutuk keras dan merasa prihatin atas terjadinya aksi teror yang dilakukan orang tak dikenal di Kota Solo
-
Indonesian Police Watch (IPW) mendesak Kapolri Jendra Polisi Timur Pradopo untuk memecat Kapolda Jawa Tengah (Jateng) dan Kapolresta Solo.
-
Jenazah Bripka Dwi Data Subekti, korban penembakan di pos polisi Singosaren akan dimakamkan hari ini, Jumat (31/8/2012).
-
Aksi penembakan Bripka Dwi Data Subekti (56) di pos polisi Serengan pada Kamis (31/8/2012) membuat pengamat teroris angkat bicara.
-
Polisi korban penembakan di Pos Polisi Singosaren, Kota Solo, Jawa Tengah, Bripka Dwi Data Subekti, merasa berat sebelum berangkat bertugas
-
Sehubungan dengan kejahatan teror Wali Kota Solo Joko Widodo batal beraktivitas di Jakarta, Jumat (31/8/2012).
-
Dari akses keluar masuk Solo lewat Sukoharjo, pemeriksaan dilakukan di daerah Solo baru dan Kleco.
-
Razia tersebut bertujuan untuk memberikan jaminam keamanan bagi warga Klaten.
-
Ada pedagang di lokasi kejadian yang melihat plat nomer polisi motor pelaku kejahatan
-
Sempat ada warga yang mengejar namun pelaku memberi tembakan peringatan
-
Anak bungsu korban, Hani Tri Prajaguta sempat bertemu sang ayah sekitar 30 menit sebelum aksi penembakan.
-
Jenazah Aipda Widata, diautopsi di Instalasi Kedokteran Forensik dan Medikilegal RSUD dr Moewardi
-
Saksi melihat pelaku menembak menggunakan pistol warna perak
-
Penembak polisi di pospol Singosaren yang menewaskan Aipda Widata diketahui berbadan kecil
-
pelaku memuntahkan peluru dari senjata api yang dibawa sebanyak lima kali.
-
Korban Aipda Widata yang terkena tembakan di bagian dada dikabarkan meninggal dunia.
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved