Assassin's Creed Black Flag Resynced Diumumkan, Ubisoft Akui Rahasia Bocor
Ubisoft akhirnya umumkan AC Black Flag Resynced setelah bocor lama. Gunakan engine baru, aset lama, dan teknologi cuaca dinamis.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
Ringkasan Berita:
- Ubisoft umumkan Assassin’s Creed Black Flag Resynced, konfirmasi rumor sejak 2023, hingga disebut “gaming's worst-kept secret”.
- Bocoran datang dari berbagai sumber, termasuk IGRS Komdigi, gameplay leak, hingga indikasi dari aktor sekaligus pengisi suara gim, Edward Kenway.
- Game pakai Anvil Engine terbaru, memakai ulang aset Skull and Bones, hadirkan cuaca dinamis dan peningkatan visual dengan Atmos system Assassin's Creed Shadows.
TRIBUNJOGJA.COM - Kabar mengejutkan datang dari Ubisoft, developer di balik seri Assassin’s Creed IV: Black Flag (2013).
Ubisoft mengunggah cuplikan untuk penayangan trailer pengumuman Assassin's Creed Black Flag Resynced pada Senin (20/4/2026).
Pengumuman ini sekaligus mengonfirmasi rumor-rumor komunitas tentang gim AC Black Flag Resynced yang beredar sejak lama.
Ubisoft Akui Rahasia Mereka
Menariknya, di dalam awal video tersebut, terdapat pengantar bertuliskan "Gaming's Worst-Kept Secret".
Pernyataan ini merujuk kepada rumor dan bocoran remake atau pembaruan Assassin's Creed Black Flag sejak tahun lalu.
Kolom komentar pun sontak terisi dengan fans yang menanggapi pernyataan tersebut dengan guyon dan hangat.
Tidak sedikit pula komentar yang terlihat antusias dan memberi dukungan kepada Ubisoft supaya proyek ini lancar saat rilis.
Baca juga: Game Windrose Dirilis, Eksplorasi Bertema Pirate Mirip AC4: Black Flag
Sebagai informasi, bocoran perihal pembaruan Assassin's Creed Black Flag ini telah beredar sejak sejak 2023.
Pada tahun 2023, Kotaku melaporkan melalui dua sumber pihak internal Ubisoft, bahwa proyek remake AC Black Flag sedang dikerjakan.
Sumber yang sama juga menyebut jika proyek sedang dalam tahap awal pengembangan.
Selain itu, dijelaskan pula perkiraan waktu yang dibutuhkan adalam beberapa tahun ke depan.
Ubisoft Singapura Turun Tangan
Development Studio atau cabang Ubisoft di Singapura, Ubisoft Singapore, juga dilaporkan akan turut mengerjakan dalam proyek ini.
Studio tersebut diketahui telah berkontribusi dalam sejumlah judul Assassin’s Creed sejak seri kedua.
Selain itu, Ubisoft Singapore terkenal dengan terobosan naval gameplay-nya melalui seri Assassin's Creed Black Flag (2013).
Namun pada saat itu, Ubisoft sedang gencarnya mengerjakan proyek gim Skull and Bones (2024) yang telah lama diumumkan sejak 2017.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/20260421-Pengumuman-Assassins-Creed-4-Black-Flag-Resync-1.jpg)