Epic Games Garap Game Extraction Shooter Ala Disney, Rilis November 2026
Epic Games dan Disney siapkan 3 game baru, termasuk extraction shooter 2026, di tengah tekanan finansial dan ambisi bangun universe digital besar
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Muhammad Fatoni
Epic Games mengakui penurunan performa Fortnite sejak 2025 berdampak langsung pada kondisi keuangan perusahaan.
Sejumlah pembaruan pada gim Fortnite yang dirilis dinilai kurang mampu mempertahankan antusiasme pemain dalam jangka panjang.
Sebelumnya juga, pada 2023, Epic Games menyebut bahwa mereka “menghabiskan jauh lebih banyak dibandingkan yang dihasilkan”.
Terpaksanya, Epic Games perlu melakukan pemangkasan besar untuk menjaga keberlangsungan perusahaan melalui layoff atau PHK.
Kedua riwayat PHK pada 2023 dan pada 2026 ini semakin menegaskan bahwa tekanan finansial yang dialami Epic Games masih berkelanjutan.
Tidak hanya melalui karyawannya, Epic Games juga akan “memensiunkan” sejumlah fitur di dalam Fortnite untuk memangkas biaya.
Beberapa mode permainan seperti Fortnite Ballistic dan Fortnite Festival Battle Stage dijadwalkan dihentikan pada 16 April 2026.
Sementara itu, mode Rocket Racing juga akan menyusul untuk pemberhentian layanan pada Oktober 2026.
Baca juga: Update Versi 1.2 Arknights: Endfield, Akhirnya Karakter Zhuang Fangyi Rilis
Langkah ini mencerminkan upaya Epic untuk merapikan fokus mereka, dengan mengurangi fitur yang tidak mampu mempertahankan daya tarik pemain.
CEO Epic, Tim Sweeney, bahkan mengakui bahwa perusahaan kesulitan menghadirkan pengalaman yang konsisten di setiap musim Fortnite.
Di sisi lain, sejumlah inisiatif baru juga belum menunjukkan hasil memuaskan.
Pengembangan Epic Games Store versi mobile serta upaya mendorong konten buatan pengguna disebut belum memenuhi ekspektasi internal.
Melansir Bloomberg, delapan sumber internal yang terdiri dari karyawan aktif dan mantan, menyebut sejumlah inisiatif baru Epic Games tidak berjalan sesuai ekspektasi.
Beberapa di antaranya termasuk pengembangan Epic Games mobile store serta fitur yang memungkinkan pengguna membuat gim mereka sendiri.
Sumber tersebut juga mengungkap Epic kerap merilis produk terlalu cepat demi mengikuti tren.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/20260413-Kolaborasi-Disney-dan-Epic-Games-1.jpg)