Jandel Kembali Ke Roblox Grow a Garden, Pemain Game Mulai Ramai Lagi

Developer Jandel kembali ke Roblox Grow a Garden lewat Easter Update 2026, bikin komunitas Roblox rame lagi untuk masa depannya.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Hari Susmayanti
Roblox.com
Sampul foto laman Grow a Garden di Roblox. (Roblox.com) 

Ringkasan Berita:
  • Jandel kembali muncul di momentum Easter Update 2026, dan narasi comeback-nya cepat menyebar di komunitas pemain.
  • Kembalinya Jandel ke pengembangan Grow a Garden ikut menghidupkan lagi obrolan komunitas soal Admin Abuse, event musiman, dan potensi naiknya basis pemain Grow a Garden.
  • Pemain antusias dengan kabar ini dan menilai masa depan Grow a Garden akan meningkat seperti pada masa kejayaannya.

TRIBUNJOGJA.COM - Kembalinya Jandel menjadi sorotan sejumlah media dan komunitas Grow a Garden setelah gim tersebut sempat mengalami penurunan jumlah pemain.

Hal ini terlihat melalui TikTok pribadi Jandel (@jandelrblx), di mana ia secara implisit menandakan akan kembali (comeback) aktif mengembangkan Grow a Garden sebagai developer.

Konten-konten lainnya di sosial media, terutama YouTube dan TikTok, turut membangun narasi comeback Jandel yang secara langsung meningkatkan popularitas ini.

Siapa Sosok Jandel?

Janzen Madsen, yang dikenal sebagai Jandel di platform Roblox, merupakan developer asal Selandia Baru yang memiliki peran penting dalam perkembangan gim Grow a Garden.

Ia dikenal luas oleh komunitas karena kontribusinya membawa gim tersebut mencapai fase puncaknya pada 2025.

Jumlah pemain aktif bersamaan di Grow a Garden saat itu mencapai 16,4 juta.

Angka ini bahkan melampaui rekor pemain aktif sebelumnya yang dipegang gim Fortnite dengan sekitar 15 juta pemain.

Baca juga: Cara Mendapatkan Moon Slayer dan F Move di Sailor Piece Roblox

Dalam perjalanannya, Jandel juga dikenal lewat berbagai event rutin bertajuk “Admin Abuse”.

Event ini menghadirkan pengalaman bermain yang lebih interaktif.

Dalam praktiknya, event ini menggandeng antara komunitas pemain dan developer dalam skala besar.

Ia bahkan sempat menyebut fase tersebut sebagai “evil Jandel era”.

Istilah ini merujuk pada periode konten Grow a Garden yang lebih berorientasi pada hiburan komunitas ala gaya Jandel.

Pada 24 Agustus 2025, Jandel sempat mengunggah pernyataan yang menandai berakhirnya fase tersebut.

Dalam unggahannya, ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada komunitas.

Ia juga mengisyaratkan akan mengambil jeda setelah menjalani rangkaian event mingguan selama beberapa bulan.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved