Diskon 90 Persen! Rekomendasi Game Spike Chunsoft di Steam Publisher Sale
Bingung apa yang wajib dibeli? Tengok rekomendasi game keluaran Spike Chuunsoft di artikel ini!
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Muhammad Fatoni
Ringkasan Berita:
- Steam kembali menghadirkan promo Publisher Sale, event diskon terbatas yang menawarkan potongan harga besar untuk katalog game dari publisher tertentu.
- Pada event kali ini, berbagai game dari Spike Chunsoft mendapatkan diskon hingga 90 persen.
- Beberapa rekomendasi game yang layak dibeli dalam promo ini antara lain bundle STEINS;GATE + CHAOS;CHILD, bundle Danganronpa 1/2/V3, serta AI: The Somnium Files.
TRIBUNJOGJA.COM – Platform distribusi game digital Steam menghadirkan berbagai promo menarik bagi para gamer di seluruh dunia.
Salah satu yang paling dinantikan adalah Steam Publisher Sale, sebuah event diskon terbatas yang berfokus pada katalog game dari satu publisher atau developer tertentu.
Dalam event ini, sejumlah judul populer hingga DLC dari publisher tersebut biasanya mendapatkan diskon besar, bahkan bisa mencapai 90 persen tau lebih.
Di Publisher Sale bulan ini, semua game keluaran Spike Chuunsoft sedang diskon sampai 90 persen.
Bingung apa yang wajib dibeli? Tengok rekomendasi game keluaran Spike Chuunsoft di artikel ini!
1. Bundle STEINS;GATE + CHAOS;CHILD
Harga Asli : Rp. 377.997
Harga Diskon : Rp. 75.597
Terdapat tiga game di bundle ini, yakni Steins;Gate, Stein;Gatee 0, Chaos;Child.
Steins;Gate
Game ini pertama kali dirilis pada 2009 dan langsung mendapatkan reputasi besar berkat cerita time travel yang kompleks namun tetap emosional.
Steins;Gate mengikuti kisah Okabe Rintaro, seorang mahasiswa eksentrik yang menyebut dirinya sebagai mad scientist.
Bersama teman-temannya di Future Gadget Laboratory, ia secara tidak sengaja menemukan cara untuk mengirim pesan ke masa lalu menggunakan microwave yang dimodifikasi.
Penemuan tersebut awalnya terlihat seperti eksperimen sederhana.
Namun seiring waktu, perubahan kecil di masa lalu mulai memengaruhi masa depan secara drastis.
Konsep world line atau garis dunia menjadi inti cerita Steins;Gate.
Setiap perubahan kecil dapat menciptakan realitas alternatif yang berbeda, dan Okabe menjadi satu-satunya orang yang menyadari perubahan tersebut.
Hal ini membuat cerita berkembang menjadi drama sci-fi yang penuh ketegangan, terutama ketika konsekuensi dari eksperimen waktu mulai memakan korban.
Baca juga: Implementasi Sistem Rating Usia Milik Komdigi Pada Game Steam, Apa Artinya?
Steins;Gate 0
Jika Steins;Gate merupakan cerita tentang perjuangan melawan takdir, maka Steins;Gate 0 menawarkan perspektif yang jauh lebih gelap.
Game ini mengambil latar dari salah satu kemungkinan masa depan ketika Okabe gagal menyelamatkan Kurisu.
Trauma dari kejadian tersebut membuat Okabe meninggalkan identitasnya sebagai mad scientist dan mencoba menjalani kehidupan normal.
Namun dunia tidak berhenti bergerak.
Teknologi kecerdasan buatan baru bernama Amadeus memungkinkan memori seseorang disimpan dan direkonstruksi secara digital.
Sistem ini menyimpan data kepribadian Kurisu, sehingga Okabe dapat kembali berinteraksi dengannya dalam bentuk AI.
Konsep ini menghadirkan dilema emosional yang sangat kuat: apakah berkomunikasi dengan versi digital seseorang dapat menggantikan kehadiran aslinya?
Selain itu, Steins;Gate 0 juga memperluas skala konflik hingga melibatkan berbagai organisasi internasional yang berebut teknologi perjalanan waktu.
Chaos;Child
Sementara itu, Chaos;Child menghadirkan pendekatan yang sedikit berbeda.
Game ini berlatar di Shibuya beberapa tahun setelah peristiwa dalam Chaos;Head.
Pemain mengikuti kisah Takuru Miyashiro, seorang siswa SMA yang terlibat dalam penyelidikan serangkaian pembunuhan misterius.
Berbeda dengan Steins;Gate yang fokus pada konsep perjalanan waktu, Chaos;Child lebih menekankan unsur thriller misteri dan psikologis.
Takuru dan teman-temannya mencoba mengungkap hubungan antara pembunuhan tersebut dengan fenomena supernatural yang dikenal sebagai Gigalomaniac.
Sepanjang permainan, pemain akan menghadapi berbagai plot twist yang membuat cerita semakin rumit dan penuh ketegangan.
Bagi penggemar cerita detektif dengan elemen supernatural, Chaos;Child menawarkan pengalaman yang sangat menarik.
2. Bundle Danganronpa 1/2/V3
Harga Asli : Rp. 481.497
Harga Diskon : Rp. 91.496
Danganronpa: Trigger Happy Havoc
Danganronpa mengikuti kisah Makoto Naegi, seorang siswa biasa yang mendapat undangan untuk bersekolah di Hope’s Peak Academy, sebuah sekolah elit yang hanya menerima siswa dengan bakat luar biasa.
Setiap siswa di sekolah tersebut memiliki gelar Ultimate, yang berarti mereka adalah yang terbaik dalam bidang tertentu. Ada yang dikenal sebagai Ultimate Programmer, Ultimate Pop Star, hingga Ultimate Biker Gang Leader.
Namun harapan Makoto untuk menjalani kehidupan sekolah yang normal segera berubah menjadi mimpi buruk.
Saat tiba di sekolah, ia tiba-tiba kehilangan kesadaran dan terbangun bersama 15 siswa lain yang juga baru diterima. Mereka kemudian mengetahui bahwa seluruh gedung sekolah telah dikunci dengan plat baja tebal, membuat mereka terperangkap di dalamnya.
Di sinilah mereka bertemu dengan sosok yang menjadi ikon dari seri ini: Monokuma, seekor beruang mekanis yang memperkenalkan aturan permainan mematikan.
Danganronpa: Goodbye Despair
Setelah kesuksesan Danganronpa: Trigger Happy Havoc, Spike Chunsoft menghadirkan sekuel berjudul Danganronpa 2: Goodbye Despair.
Game visual novel ini tetap mempertahankan formula misteri pembunuhan yang menjadi ciri khas seri Danganronpa, namun menghadirkan setting, karakter, serta mekanisme gameplay yang lebih luas dan kompleks.
Sebagai lanjutan dari seri sebelumnya, Danganronpa 2 mencoba menghadirkan pengalaman yang lebih besar dengan cerita yang penuh plot twist, karakter unik, serta sistem persidangan yang diperbarui.
Bagi penggemar game misteri dan investigasi, sekuel ini sering dianggap sebagai salah satu judul paling menonjol dalam genre visual novel.
Danganronpa: Killing Harmony
Setelah kesuksesan dua game sebelumnya, Spike Chunsoft kembali menghadirkan judul terbaru berjudul Danganronpa V3: Killing Harmony.
Game ini menghadirkan cerita baru dengan karakter yang sepenuhnya berbeda, namun tetap mempertahankan konsep utama killing game yang menjadi ciri khas seri Danganronpa.
Dengan berbagai mekanisme gameplay baru, grafis yang lebih modern, serta cerita yang penuh kejutan, Danganronpa V3 mencoba memberikan pengalaman yang lebih besar bagi para penggemar
Danganronpa V3 memperkenalkan sekelompok karakter baru yang memiliki gelar Ultimate.
Mereka tiba-tiba diculik dan dipenjara di sebuah sekolah misterius.
Di tempat tersebut, mereka dipaksa mengikuti permainan mematikan yang diatur oleh maskot ikonik seri ini, Monokuma.
Aturannya masih sama seperti game sebelumnya: satu-satunya cara untuk keluar dari sekolah adalah dengan membunuh siswa lain tanpa tertangkap.
Setiap kali terjadi pembunuhan, para siswa harus melakukan penyelidikan dan kemudian mengikuti Class Trial untuk menentukan siapa pelakunya.
Jika pelaku berhasil diungkap, mereka akan menerima hukuman mati. Namun jika para siswa salah menuduh seseorang, pelaku akan bebas sementara siswa lain akan dihukum.
Konsep ini menciptakan ketegangan yang konstan karena setiap karakter bisa menjadi korban maupun pelaku.
3. AI: The Somnium Files
Harga Asli : Rp. 279.000
Harga Diskon : Rp. 55.800
Cerita AI: The Somnium Files berlatar di Tokyo pada masa depan dekat.
Pemain berperan sebagai Kaname Date, seorang detektif yang bekerja di unit khusus bernama ABIS (Advanced Brain Investigation Squad).
Unit ini menggunakan teknologi khusus untuk memecahkan kasus kriminal dengan cara yang tidak biasa.
Teknologi tersebut dikenal sebagai Psync, sebuah metode yang memungkinkan penyelidik memasuki mimpi seseorang untuk mencari petunjuk tersembunyi di alam bawah sadar mereka.
Date juga dibantu oleh Aiba, kecerdasan buatan yang berada di mata cybernetic miliknya.
Aiba berfungsi sebagai asisten investigasi sekaligus avatar ketika menjelajahi dunia mimpi.
Cerita dimulai ketika Date dipanggil untuk menyelidiki pembunuhan seorang wanita bernama Shoko Nadami.
Kasus tersebut menjadi awal dari misteri yang jauh lebih besar dan rumit.
Gameplay
1. Investigasi
Pada bagian ini pemain menyelidiki berbagai lokasi di Tokyo untuk mengumpulkan informasi.
Gameplay investigasi dilakukan dari perspektif first-person, di mana pemain dapat memeriksa objek, berbicara dengan karakter, serta mengumpulkan bukti yang berkaitan dengan kasus pembunuhan.
Aiba membantu Date dengan berbagai kemampuan analisis seperti memindai lingkungan atau mengakses database informasi.
2. Somnium (Dunia Mimpi)
Bagian paling unik dari game ini adalah Somnium, yaitu dunia mimpi milik para saksi atau tersangka.
Dalam fase ini pemain memasuki alam bawah sadar seseorang untuk menemukan petunjuk yang tidak dapat diungkap melalui investigasi biasa.
Pemain mengendalikan Aiba sebagai avatar di dalam mimpi dan harus memecahkan berbagai puzzle yang terkadang bersifat surreal atau tidak logis, sesuai dengan sifat mimpi manusia.
Namun eksplorasi ini memiliki batas waktu. Jika terlalu lama berada di Somnium, baik penyelidik maupun subjek dapat mengalami kerusakan otak yang fatal.
(MG Aufa Dyandra)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/steamsale.jpg)