Slay the Spire 2 Rilis di Steam, Kini Bisa Mabar Hingga 4 Pemain
Slay the Spire 2 rilis early access di Steam. Sekuel game roguelike deck-building kini hadirkan fitur multiplayer atau mabar hingga 4 orang.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Hari Susmayanti
Ringkasan Berita:
- Slay The Spire 2 resmi rilis early access di Steam pada 6 Maret 2026. Sekuel game roguelike deck-building populer ini kini menghadirkan fitur multiplayer hingga empat pemain.
- Dalam mode multiplayer, pemain berbagi peta dan pertarungan, namun tetap memiliki kebebasan deck kartu dan resource masing-masing.
- Meski masih tahap early access, Slay The Spire 2 mendapat ulasan sangat positif di Steam. Game ini dibanderol harga Rp211.000.
TRIBUNJOGJA.COM - Tahun 2026 diprediksi menjadi momen besar bagi industri video game.
Sejumlah judul baru sudah memicu antusiasme tinggi dan dinantikan para gamer di berbagai platform.
Salah satu gim yang baru saja rilis di Steam pada Jumat (6/3/2026) kemarin adalah Slay The Spire 2.
Gim ini rilis secara early access atau masih tahap dalam pengembangan/belum produk akhir.
Gim ini merupakan sekuel dari judul gim yang sama. Judul gim ini sudah sangat populer dan banyak disukai pemain sejak prekuelnya.
Salah satu improvisasi mencolok yang dibawakan oleh Slay The Spire 2 adalah kemampuan untuk multiplayer atau main bersama hingga 4 orang.
Baca juga: Implementasi Sistem Rating Usia Milik Komdigi Pada Game Steam, Apa Artinya?
Simak berikut untuk informasi terkait gim Slay The Spire 2 untuk kamu:
Mengenal Slay The Spire
Slay The Spire merupakan game strategi berbasis kartu yang mengajak pemain mendaki sebuah menara yang penuh monster.
Sepanjang perjalanan, pemain mengumpulkan dan memperkuat kartu untuk menghadapi pertarungan yang semakin menantang di setiap permainan.
Intinya, mengatur kartu sebagai strategi, lalu mengulang permainan dari awal setiap kali kalah hingga menemukan kartu yang ideal untuk melewati tantangan.
Genre roguelike deck-building pada Slay The Spire merupakan cara keren industri video game menyebut dua hal sederhana.
Fitur Multiplayer / Mabar
Perbedaan mencolok antara Slay The Spire 2 dan Slay The Spire (1) dari sisi multiplayer cukup mendalam.
Prekuelnya dirancang sebagai pengalaman Singleplayer atau bermain sendiri, sedangkan sekuelnya sejak awal memasukkan mode Multiplayer sebagai opsi gameplay baru yang dapat pemain pilih dari layar antarmuka Main Menu.
Hadirnya fitur multiplayer pada Slay The Spire 2 mendapatkan banyak ulasan positif, terlihat dari hasil ulasan gim ini pada Steampowered.com dan jumlah puncak pemain aktif yang menyentuh 500.000 lebih.
Baca juga: Promo Ubisoft Publisher Sale 2026 di Steam: Diskon Game Populer Cocok Mabar
Walau masih fitur perdana, developer Slay The Spire 2 sudah mengatur mekanisme multiplayer supaya menarik dimainkan.
Mekanisme multiplayer pada Slay The Spire 2:
1. Map dan progres dijalani bersama
Dalam mode multiplayer, semua pemain berada di jalur peta yang sama dan menghadapi event yang sama saat menjelajah Spire.
Namun setiap pemain tetap membuat keputusan sendiri di lokasi tertentu, misalnya satu pemain bisa memilih Rest di campfire sementara pemain lain memilih upgrade kartu. Sistem ini menciptakan koordinasi strategi antar pemain.
Koordinasi tim muncul terutama saat menjelajah peta dan memasuki pertarungan.
Peta dalam mode multiplayer menampilkan penanda warna untuk setiap pemain sehingga tim dapat menggambar rute yang disarankan atau membahas jalur yang akan diambil.
Ini memungkinkan strategi seperti membagi risiko, misalnya satu pemain mengambil jalur Elite yang lebih berbahaya sementara pemain lain menuju campfire untuk pemulihan. Hal ini akan memulai negotiation berupa voting dari keempat pemain untuk jalur mana yang akan ditempuh.
2. Deck dan resource tetap individual
Walau bermain bersama, setiap pemain tetap memiliki deck kartu, Health Points (HP), dan resource sendiri. Jadi permainan tidak berubah menjadi satu deck yang "berbagi".
Hal yang sama berlaku juga untuk toko Merchant, hadiah kartu setelah pertarungan, dan sebagian besar loot yang ditemukan selama perjalanan. Pendekatan ini dirancang agar pemain tidak saling berebut resource.
Namun, semua pemain akan menghadapi musuh yang sama dalam pertarungan yang berlangsung. Oleh karena itu, setiap pemain dapat membangun strategi unik mereka sendiri lalu digunakan dalam pertarungan.
Baca juga: 5 Mouse Lokal Harga di Bawah Rp250.000, Ada Wireless dan Berkabel
3. Ada kartu dan mekanik sinergi tim khusus multiplayer
Ini berbeda dari prekuelnya yang efek kartu hanya berlaku untuk karakter pemain sendiri.
Sekuelnya menambahkan kartu yang hanya muncul di mode multiplayer serta relic yang mendorong kerja sama tim.
Beberapa efek kartu dirancang khusus untuk memperkuat atau mendukung pemain lain.
Beberapa kartu bisa memberikan buff, heal, Block kepada rekan tim, atau memicu efek yang memengaruhi seluruh tim.
Mekanik ini membuat strategi tidak lagi hanya berfokus pada diri sendiri, tetapi juga pada kombinasi kemampuan antar karakter pemain.
4. Scaling musuh untuk menyeimbangkan jumlah pemain
Karena jumlah pemain bisa sampai empat orang, musuh akan memiliki Health Points (HP) yang lebih besar dan beberapa parameter pertarungan disesuaikan agar tingkat kesulitan tetap seimbang.
Dengan begitu, permainan menjadi seimbang ketika dimainkan secara berkelompok.
5. Sistem “down but not out” dalam tim
Jika satu pemain kalah dalam pertarungan, gim tidak langsung berakhir.
Pemain lain bisa melanjutkan pertempuran, dan pemain yang kalah akan hidup kembali dengan HP sangat kecil setelah pertarungan selesai. Gim baru benar-benar selesai jika semua pemain tumbang.
Baca juga: Game PC Cocok Mabar 8 Orang Saat Puasa Ramadan 2026: Keep Digging Diskon 10 Persen!
Harga dan Spesifikasi Minimal PC
Harga Slay the Spire 2 juga terbilang standar untuk ukuran gim yang masih berada pada tahap early access. Di Steam, gim ini dibanderol dengan harga normal Rp211.000.
Terdapat juga promo paket gim Slay The Spire (1) dan Slay The Spire 2 seharga Rp237.375. Promo ini menawarkan kamu game prekuel dan sekuelnya sekaligus dengan penghematan 38 persen harga dibandingkan beli masing-masing gim secara terpisah.
Dilansir dari Steampowered.com, berikut spesifikasi minimal pada sistem operasi Windows untuk menjalankan Slay The Spire 2:
Sistem Operasi: Windows 10 (64-bit).
Prosesor (CPU): CPU Intel atau AMD dengan spesifikasi dual-core 2.0 GHz.
Memory (RAM): 4 GB RAM.
Kartu Grafis (GPU): DirectX 12 or Vulkan compatible, 1 GB VRAM. Contohnya Intel HD Graphics 4600 atau setara.
Penyimpanan (Storage): 4 GB tersedia.
Spesifikasi minimal untuk menjalankan Slay The Spire 2 dapat dikatakan sebagai ramah-ekonomi karena sangat ringan untuk dijalnkan.
Kesimpulan
Slay the Spire 2 pada dasarnya mempertahankan inti gameplay deck-building dari game pertama, tetapi menambahkan aspek koordinasi tim melalui fitur multiplayer.
Setiap pemain tetap membangun deck sendiri, namun kemenangan bergantung pada bagaimana berbagai setiap rekan tim bekerja sama dalam petualangan Spire.
Meski belum merupakan versi final pengembangan gim, Slay the Spire 2 justru mendapatkan respons yang sangat positif dari pemain.
Ulasan di halaman Steam menunjukkan mayoritas penilaian berada pada kategori sangat positif.
Hal ini menunjukkan antusiasme pemain terhadap sekuel dari Slay the Spire tersebut, terutama dengan hadirnya fitur baru seperti mode multiplayer.
Slay The Spire 2 dapat dijadikan referensi gim roguelike deck-building yang dapat kamu mainkan bersama teman-teman kamu.
Ke depannya, developer Slay The Spire, Mega Crit, juga diperkirakan akan terus menghadirkan pembaruan konten selama masa early access hingga versi final dirilis.
(MG Fadhlullah Ramadhan)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Sampul-Slay-The-Spire-2-Steam.jpg)