Resident Evil Requiem Dirilis, Ada Leon! Gim Horror & Action Jadi Satu
Rilisnya Resident Evil Requiem hadirkan Leon dan Grace yang penuh horor dan aksi. Gim ini memadukan horor FPS dan action-shooter!
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
Gim menyarankan untuk bermain Leon menggunakan sudut pandang kamera third-person.
Hal ini membuat pemain mendapat sudut pandang luas untuk melawan kumpulan zombi.
Dinamika Cara Bermain Leon dan Grace
Perbedaan ini terlihat jelas pada sistem persenjataan dan pengembangan karakter.
Pergantian karakter antara Leon dan Grace membutuhkann cara bermain yang berbeda oleh pemain.
Grace mengandalkan pendekatan taktis dan diam-diam.
Contohnya, Grace mampu merakit bius suntikan Hemolytic yang mampu meledakkan tubuh zombi.
Grace, sebagai seorang analis FBI, memiliki alat untuk mengambil sampel darah zombi.
Darah menjadi sumber daya utama untuk merakit medkit, peluru, dan item lain.
Manajemen sumber daya darah ini yang menjadi inti dari sesi Grace.
Ransel inventori milik Grace yang terbatas memaksa pemain untuk berpikir sebelum bertindak.
Baca juga: 5 Game Santai Tahun 90an Yang Cocok Menemanimu di Ramadhan
Leon, di sisi lain, lebih praktis mekanikisme karakternya.
Leon dapat merakit barang dengan bahan lebih sederhana dan tidak membutuhkan sampel darah zombi.
Bahkan, Leon memiliki gudang senjata yang jauh lebih banyak dibandingkan dengan Grace.
Mulai dari SMG, shotgun, sniper rifle, hingga revolver besar bernama “Requiem” yang memiliki daya hancur luar biasa.
Sistem upgrade pada senjata Leon berbasis pada poin yang diperoleh dari membunuh musuh
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Resident-Evil-Requiem.jpg)