7 Puisi tentang Kopi, Cocok Digunakan Caption di Postingan Media Sosial
Pada 7 puisi tentang kopi yang dihadirkan bukan sekadar minuman, tapi simbol keteguhan, kesabaran, dan kejujuran rasa dalam hidup.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
Ejaanku jatuh pada kopi tanpa gula
Sebab hidup telah cukup memberi rasa
Pahitnya menguatkan lidah
Mengajari jujur pada diri
Tanpa topeng kesukaan
Dalam pahit ada keteguhan
Yang tak meminta dimengerti
Kopi berdiri atas namanya sendiri
Seperti aku yang belajar
Menerima tanpa menawar
5. Malam dan Kopi
Malam duduk bersamaku diam
Pekatnya kopi menjaga mata agar tak rebah
Bintang jatuh di dalam pikiran
Sementara waktu berlalu perlahan
Tanpa menoleh kembali
Kopi menjadi api kecil
Di tengah gelap yang panjang
Pahitnya hangat di dada
Seperti harap yang enggan padam
Meski malam belum usai
6. Sunyi dalam Cangkir
Kopi kuminum dalam keheningan
Tak ada suara selain napas sendiri
Sunyi mengendap bersama ampas
Menjadi rasa yang tak bernama
Namun, akrab di hati
Kopi tak meminta dipahami
Ia hadir tanpa ribut
Diamnya menguatkan jiwa
Seperti doa yang lirih
Namun, sampai tujuan
7. Kopi dan Waktu
Waktu menetes bersama kopi panas
perlahan tanpa tergesa
setiap detik terasa berat
namun tetap melangkah setia
meninggalkan jejak usia
Kopi mengajarkanku menunggu
bahwa rasa terbaik lahir dari sabar
tak semua harus segera
kadang diam lebih bermakna
daripada tergesa yang kosong
(MG Zahrah Suci Al Aliyah)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Ilustrasi-Minum-Kopi.jpg)