Fotografi

Monokrom atau Color Blocking? Menentukan Karakter Visual Fotografi

Dalam fotografi, pendekatan seperti monochrome dan color blocking kerap digunakan untuk mengeksplorasi kekuatan warna secara berbeda.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
pinterest
Monokrom 

Ringkasan Berita:
  • Monokrom dan color blocking sama-sama bertujuan membangun fokus visual, tetapi monokrom menghadirkan kesan timeless, sementara color blocking menonjolkan kontras warna yang tegas.
  • Dalam monokrom, cahaya, bayangan, dan tekstur menjadi pusat perhatian, sedangkan color blocking mengandalkan pertemuan warna solid untuk menciptakan visual yang kuat dan cepat ditangkap mata.
  • Pilihan antara monokrom dan color blocking bergantung pada pesan visual yang ingin disampaikan.

 

TRIBUNJOGJA.COM - Warna menjadi elemen visual pertama yang menarik perhatian dalam sebuah foto.

Dalam fotografi, pendekatan seperti monochrome dan color blocking kerap digunakan untuk mengeksplorasi kekuatan warna secara berbeda.

Pilihan antara monokrom dan warna solid yang kontras dapat membentuk karakter visual sekaligus menentukan pesan yang ingin disampaikan fotografer kepada penikmat karya.

Monokrom vs Color Blocking

Baik fotografi monokrom maupun color blocking sama-sama bertujuan menciptakan fokus visual yang kuat.

Monokrom fokus pada satu spektrum warna saja, sementara color blocking justru memanfaatkan beberapa warna-warna solid untuk menciptakan kontras yang tegas dan disengaja.

Perbedaan utama terletak pada cara keduanya memandu mata penonton seperti monokrom mengajak untuk mengamati, sedangkan color blocking langsung menarik perhatian.

Baca juga: Mengenal Surrealism Photography, Aliran Foto yang Terasa seperti Mimpi

Perbedaan Kesan Visual antara Monokrom dan Color Blocking

Fotografi Monokrom 2
Monokrom

Fotografi monokrom yang mengandalkan gradasi abu-abu sering dikaitkan dengan kesan timeless, sederhana, dan memiliki nilai estetika yang tinggi.

Dengan hanya bermain dalam satu spektrum warna, foto monokrom menghadirkan suasana yang lebih hening, reflektif, dan emosional, sehingga perhatian penonton sepenuhnya tertuju pada atmosfer foto.

Color Blocking
Color Blocking (pinterest)

Berbeda dengan monokrom, fotografi warna seperti color blocking mampu menyampaikan pesan secara cepat dan langsung.

Warna memiliki bahasa visual yang akrab sekaligus kuat, mampu menyampaikan energi, suasana hati, hingga narasi hanya dalam satu pandangan singkat. 

Perbedaan Fokus Visual Monokrom dan Warna

Dalam fotografi monokrom, cahaya dan bayangan menjadi elemen utama.

Tekstur, garis, dan komposisi memainkan peran penting karena tidak ada warna yang bisa menutupi kelemahan visual foto.

Fokus visual dalam monokrom diarahkan pada bentuk, detail, dan hubungan antar elemen dalam frame, sehingga mata penonton diajak untuk mengamati foto secara lebih perlahan dan mendalam.

Sementara itu, color blocking bertumpu pada kekuatan warna solid.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved