Tips Membuat Establishing Shot yang Informatif dalam Film

Dalam dunia perfilman, establishing shot memegang peran penting untuk memperkenalkan lokasi, suasana, dan konteks cerita kepada penonton.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
pinterest.com
Establishing Shot dalam Film Minari (2020) dengan pengambilan gambar teknik extreme wide shot. 

Ringkasan Berita:
  • Establishing shot menjadi elemen penting dalam film karena berfungsi memperkenalkan lokasi, suasana, dan konteks cerita.
  • Establishing shot dapat menjadi jembatan visual yang kuat dan informatif, membantu penonton memahami dunia cerita secara instan.
  • Pemilihan sudut kamera yang luas, detail visual yang relevan, serta komposisi yang tepat menjadi kunci untuk membuat establishing shot yang efektif.
  • Establishing shot mampu membangun mood dan memperkaya storytelling dalam film.

TRIBUNJOGJA.COM – Dalam dunia perfilman, establishing shot memegang peran penting untuk memperkenalkan lokasi, suasana, dan konteks cerita kepada penonton.

Shot ini biasanya muncul di awal adegan dan menjadi jembatan visual yang membantu penonton memahami di mana cerita berlangsung, apa mood-nya, dan apa yang sedang terjadi sebelum masuk ke adegan inti.

Agar lebih efektif, sebuah establishing shot perlu dirancang secara matang.

Baca juga: 7 Teknik Editing Film yang Mempengaruhi Emosi Penonton, Wajib Tahu!

Berikut tips membuat establishing shot yang informatif dan kuat secara visual dalam film:

1. Tentukan Informasi Apa yang Ingin Disampaikan

Tips yang pertama yaitu menentukan terlebih dahulu informasi apa yang ingin disampaikan sebelum mengambil gambar.

Caranya dengan menentukan elemen apa yang paling penting untuk diperlihatkan yaitu lokasi, waktu, suasana cerita.

Establishing shot yang baik akan memberikan petunjuk visual tanpa perlu menggunakan dialog tambahan.

2. Gunakan Sudut Pengambilan Gambar yang Luas

Tips yang kedua yaitu menggunakan sudut pengambilan gambar yang luas.

Mayoritas establisihing shot menggunakan wide shot atau extreme wide shot untuk memperlihatkan ruang secara menyeluruh.

Teknik ini akan membantu penonton dalam menangkap lokasi, hubungan karakter dengan lingkungannya, hingga situasi sekitar.

3. Sertakan Elemen Visual yang Relevan dengan Cerita

Tips yang ketiga yaitu menyertakan elemen visual yang relevan dengan cerita dengan menambahkan detail yang mendukung narasi.

Tambahan detail yang mendukung narasi dapat berupa lalu lintas ramai untuk menggambarkan kota besar dan ombak tenang untuk suasana damai.

Elemen-elemen tersebut dapat membuat establishing shot lebih hidup dan bermakna.

4. Perhatikan Komposisi dan Tata Cahaya

Tips yang keempat yaitu dengan memperhatikan komposisi dan tata cahaya karena akan membuat shot terlihat profesioanal dan mudah dipahami.

5. Manfaatkan Gerakan Kamera Secara Efektif

Tips yang kelima yaitu memanfaatkan gerakan kamera secara efektif supaya dapat membantu membuka informasi secara bertahap.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved