Teknik Fotografi
7 Ide dan Teknik Fotografi Hujan: Panduan Cahaya, Refleksi, dan Komposisi
Yogyakarta saat ini tengah memasuki musim hujan. Namun, cuaca sendu bukan jadi penghalang untuk berkreasi dengan kamera.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM – Yogyakarta saat ini tengah memasuki musim hujan. Namun, cuaca sendu bukan jadi penghalang untuk berkreasi dengan kamera.
Di balik tiap tetes dan rintiknya, hujan dapat membuka sejuta peluang visual yang meankjubkan.
Melalui teknik dan kepekaan artistik yang tepat, momen hujan justru menjadi karya penuh keseruan sekaligus memukau.
Dan inilah 7 ide dan teknik fotografi hujan untuk mengabadikan momen secara kreatif.
1. Makro
Fotografi makro memungkinkan pengambilan detail kecil yang sering terlewat oleh mata manusia.
Ketika hujan turun, tetesan air menambah tekstur dan kedalaman pada foto.Latar belakang yang blur memperkuat fokus pada subjek.
Cobalah memotret tetesan air di bunga atau daun yang berkilau oleh air.
2. Tetesan Air
Setelah hujan reda, permukaan seperti daun, kaca, atau jendela bisa menjadi objek menarik untuk dieksplorasi.
Sesuai dengan ephotozine.com, fotografi tetesan air menonjolkan bentuk, warna, dan pantulan di dalam butiran air.
Teknik ini menciptakan suasana abstrak menampilkan keindahan sederhana dari alam sekitar.
3. Refleksi
Genangan air di jalan atau trotoar dapat dimanfaatkan sebagai cermin alami untuk menangkap pantulan objek di sekitarnya.
Dilansir dari expertphotography.com, teknik ini memungkinkan fotografer menampilkan dua sisi pemandangan dalam satu bingkai.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ILUSTRASI-FOTO-Cuaca-Dingin-Suhu-Dingin-Musim-Dingin.jpg)