Teknik Fotografi
Teknik Fotografi Negative Space: 5 Trik Agar Foto Penuh Makna dan Elegan
Negative space atau ruang negatif dalam fotografi adalah teknik memotret yang mengutamakan penggunaan ruang kosong.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
TRIBUNJOGJA.COM – Negative space atau ruang negatif dalam fotografi adalah teknik memotret yang mengutamakan penggunaan ruang kosong.
Dalam komposisi ini, area kosong memiliki porsi lebih besar dibandingkan point of interest (POI) atau titik fokus foto.
Seringkali dalam beberapa kasus, negative space dihindari karena dianggap berpotensi meredam fokus POI dan membuat foto terkesan hampa.
Namun jika digunakan dengan tepat, negative space justru bisa menjadi ruang yang positif dan memberikan nilai artistik tinggi pada hasil foto.
Bahkan, objek sederhana yang seringkali diabaikan ternyata bisa menjadi POI menarik jika dikolaborasikan dengan penggunaan negative space.
Terinspirasi dari buku “50 Kasus Fotografi” karya Alfa Hartoko, berikut 5 trik penggunaan negative space dalam fotografi agar hasil foto tampak lebih memukau:
1. Rumus 1/3 Objek dan 2/3
Kunci utama negative space adalah keseimbangan antara objek utama dan ruang di sekitarnya.
Idealnya, objek dapat menempati sekitar 1/3 bagian frame, sementara 2/3 sisanya digunakan untuk ruang kosong.
Contohnya, foto lampu jalan dengan latar belakang langit tanpa awan mampu menimbulkan efek positif tenang dan sederhana.
Meskipun begitu, negative space tetap menonjolkan bentuk unik lampu sebagai fokus utama.
2. Siluet dan Keseimbangan Komposisi
Foto siluet merupakan salah satu cara efektif menonjolkan negative space.
Dengan teknik siluet, maka akan menciptakan kontras kuat antara objek gelap dan latar terang.
Saat memotret ke arah sumber cahaya, latar belakang akan menjadi dominan, sedangkan objek tampil minimalis namun tegas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/NEGATIVE-SPACE-FOTOGRAFI.jpg)