Gelandang Asing PSS Sleman, Frederic Injai Ungkap Kesan Puasa Perdana di Indonesia
Gelandang muslim PSS Sleman itu mengaku merasakan suasana yang berbeda dibandingkan saat berpuasa di Prancis.
Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Hari Susmayanti
Ringkasan Berita:
- Gelandang PSS Sleman, Frederic Injai, menikmati puasa pertamanya di Indonesia dan merasa atmosfer di Sleman lebih hidup serta memudahkan ibadah dibanding di Prancis.
- Pemain asal Guinea-Bissau ini mulai menggemari makanan khas Indonesia untuk berbuka, seperti nasi goreng, ubi bakar, hingga aneka gorengan.
- Meski berpuasa dan melakukan penyesuaian jadwal latihan, Injai tetap tampil impresif sebagai pencetak gol terbanyak kedua PSS dengan torehan 7 gol.
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Gelandang serang PSS Sleman, Frederic Injai menikmati pengalaman pertamanya menjalani ibadah puasa Ramadan 2026 di Indonesia.
Gelandang muslim PSS Sleman itu mengaku merasakan suasana yang berbeda dibandingkan saat berpuasa di Prancis.
Pemain asal Guinea-Bissau berpaspor Prancis tersebut menyebut atmosfer Ramadan di Indonesia, khususnya di Sleman, terasa lebih hidup karena mayoritas masyarakat turut menjalankan ibadah puasa.
“Di Indonesia banyak orang berpuasa, tidak sama seperti di Prancis. Saya suka suasananya, anda tahu. Saya suka. Pengalaman yang bagus,” ujar Injai, Selasa (3/3/2026).
Ia menjelaskan, perbedaan itu sangat terasa karena Indonesia merupakan negara dengan mayoritas penduduk Muslim, berbeda dengan Prancis.
“Mungkin di Prancis dan Indonesia berbeda. Indonesia adalah negara Muslim. Di Prancis bukan negara Muslim. Di sini banyak orang berpuasa Ramadan. Jadi terasa sangat mudah,” katanya.
Saat ditanya apakah ia senang berpuasa di Indonesia, Injai menjawab dengan antusias.
“Tentu saja, tentu saja. Saya ingin berpuasa bersama saudara laki-laki dan perempuan Muslim saya,” ucapnya.
Meski sedang berpuasa, Injai tak mengurangi beban latihan karena menurutnya saat berpuasa latihan harus tetap berjalan meski ada penyesuaian jadwal latihan.
Baca juga: PSS Sleman Dingin di Puncak Grup Timur, Ansyari: Momentum Ini Harus Dijaga
Tak hanya menikmati suasana Ramadan, Injai juga mulai akrab dengan berbagai hidangan khas berbuka puasa di Yogyakarta. Ia mengaku telah mencoba beragam makanan tradisional.
“Saya mencoba gorengan, pisang goreng, ubi bakar, banyak makanan,” katanya.
Beberapa menu lokal yang menjadi favoritnya adalah nasi goreng dan ubi bakar. Bahkan ia menyebut nasi goreng sebagai salah satu makanan yang paling ia sukai.
“Nasi goreng, nasi goreng. Itu enak sekali, saya suka. Saya juga sangat suka ubi bakar,” ungkapnya.
Selain itu, ia juga sempat mencicipi bakso, meski sempat lupa menyebutkan namanya saat wawancara.
Untuk minuman berbuka, Injai memilih yang sederhana.
“Minuman? Saya belum pernah mencoba minuman (khusus), bagi saya cukup air putih saja,” tuturnya.
Di luar kisah Ramadan, Injai juga tampil impresif bersama PSS musim ini. Ia menjadi pencetak gol kedua terbanyak tim dengan torehan tujuh gol dari 17 pertandingan.(*)
| Penyerang PSS Sleman Raih Titel Pemain Terbaik, Ini Daftar Penghargaan Championship 2025/2026 |
|
|---|
| Rahasia Garudayaksa FC Raih Trofi Juara Championship, Rutin Latihan Penalti Jelang Final Lawan PSS |
|
|---|
| PSS Sleman Gagal Raih Trofi Juara Usai Kalah Adu Penalti dari Garudayaksa, Ini Kata Ansyari Lubis |
|
|---|
| Gagal Eksekusi Penalti Penentu, Gustavo Tocantins Minta Maaf ke Suporter PSS Sleman |
|
|---|
| Dramatis! PSS Sleman Gagal Raih Trofi Juara, Kalah Adu Penalti dari Garudayaksa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Gelandang-Asing-PSS-Sleman-Frederic-Injai-Ungkap-Kesan-Puasa-Perdana-di-Indonesia.jpg)