PSS Sleman Dingin di Puncak Grup Timur, Ansyari: Momentum Ini Harus Dijaga

Peta persaingan perebutan tiket promosi Grup Timur Pegadaian Championship 2025/2026 kian memanas.

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Hari Susmayanti
Dok PSS Sleman
Pelatih PSS Sleman, Ansyari Lubis saat memberikan keterangan pers beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Peta persaingan perebutan tiket promosi Grup Timur Pegadaian Championship 2025/2026 kian memanas. Namun di tengah dinamika tersebut, PSS Sleman  semakin kukuh di puncak klasemen.

Super Elang Jawa mencatatkan hattrick kemenangan di putaran ketiga setelah menumbangkan Persela Lamongan 1-0 di Stadion Surajaya, Lamongan, Minggu (1/3/2026). 

Gol tunggal Irvan Yunus Mofu memastikan tiga poin penting bagi tim asuhan Ansyari Lubis tersebut.

Kemenangan ini melengkapi dua hasil positif sebelumnya saat PSS mengalahkan Deltras FC dan Persipura Jayapura. Kini PSS mengoleksi 45 poin dari 21 pertandingan.

Persaingan di bawah PSS juga berlangsung sengit. Persipura kembali menelan kekalahan dari Kendal Tornado FC, membuat Mutiara Hitam turun ke posisi keempat dengan 40 poin. Kendal naik ke peringkat ketiga dengan poin sama, namun unggul head to head.

Sementara itu, Barito Putera sukses mengalahkan Deltras FC dan kini menempati posisi kedua dengan 41 poin.

Baca juga: PSS Sleman Sukses Balas Dendam ke Persela, Ansyari: Masih Banyak Catatan

Pelatih PSS Sleman, Ansyari Lubis, menilai seluruh pertandingan sisa akan sangat menentukan dalam perebutan tiket promosi.

“Ya, saya kira ini pertandingan semua nanti yang di belakang kita nanti itu semua menentukan. Karena kita lengah sedikit, pasti ada klub yang di bawah kita akan naik gitu lho. Jadi kita butuh konsistensi dari seluruh pemain, butuh fokus, butuh kerja keras,” ujar Ansyari.

Ia mengakui hasil pertandingan tim pesaing membuat persaingan semakin ketat dan meminta seluruh elemen PSS untuk menjaga momentum positif yang tengah menaungi Laskar Sembada sejauh ini.

“Ya, mudah-mudahan kita juga baru tahu ini Persipura bisa kalah dari Tornado, Barito bisa menang lawan Deltras. Jadi saya kira pertarungan makin sengit. Yang pasti kita terus harus lebih kerja keras lagi karena momentum ini harus terus kita jaga. Saya kira itu,” katanya.

Terkait strategi saat menghadapi Persela, Ansyari menyebut gol cepat memang menjadi bagian dari skema permainan.

“Iya, itu salah satu taktik kita juga ya. Karena ketika kita bisa membuat satu gol, itu kepercayaan diri pemain juga pasti akan meningkat gitu lho,” ulasnya.

”Tetapi situasinya juga Persela tim yang bagus, mereka punya pemain yang punya kecepatan dan itu juga menyulitkan kita. Untungnya kita punya pertahanan yang solid dan kekompakan, itu yang jadi poin di pertandingan ini,” jelasnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved