Derbi Mataram di Bantul, PSIM Yogyakarta Optimistis Bangkit

Derbi Mataram akan tersaji di pekan ke-20 ke-20 BRI Super League 2025/2026 pada awal Februari ini.

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Hari Susmayanti
Tribun Jogja/Almurfi Syofyan
Pemain PSIM Yogyakarta saat berlaga di Stadion Sultan Agung, Bantul beberapa waktu lalu. 

Dia menegaskan, pada laga sarat gengsi itu, punggawa Laskar Mataram bertekad mengamankan tiga poin dan memutus tren minor di dua laga terakhir.

“Kami akan menatap pertandingan berikutnya untuk bisa meraih tiga poin,” tambahnya.

Sementara itu, Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel menegaskan timnya tidak ingin berlarut-larut dengan hasil minor di dua laga terakhir, terutama kekalahan dramatis dari Borneo FC pada pekan lalu.

Baca juga: Toko Semar Gondomanan Ramai Pengunjung, Ini Rincian Harga Emas Semar Nusantara

Siapkan 9 Ribu Tiket

Panitia Pelaksana (Panpel) PSIM Yogyakarta memastikan kesiapan pengamanan laga Derby Mataram melawan Persis Solo dalam lanjutan BRI Super League 2025/26 di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, Jumat (6/2/2026) mendatang.

Ketua Panpel PSIM Yogyakarta, Wendy Umar Senoaji, usai evaluasi pertandingan sebelumnya melawan Persebaya Surabaya.

Wendy menyebut laga kontra Persebaya yang digelar sebelumnya berjalan lancar berkat perencanaan pengamanan yang matang serta koordinasi dengan seluruh pihak terkait, termasuk kepolisian dan pemerintah daerah.

“Alhamdulillah pertandingan kemarin, dengan semua analisa risiko dan rencana pengamanan yang kita siapkan, bisa berjalan dengan lancar. Sampai pertandingan selesai tidak ada kejadian ataupun hal-hal yang tidak kita inginkan,” ujar Wendy, Selasa (3/2/2026).

Meski demikian, Panpel PSIM tidak menutup mata terhadap temuan masih adanya sejumlah suporter tim tamu yang berada di sekitar Stadion Sultan Agung, bahkan hingga masuk ke area stadion.

Wendy menegaskan kondisi tersebut dapat diantisipasi dengan baik sehingga tidak menimbulkan gangguan selama pertandingan.

“Kita tidak pungkiri masih ada suporter tamu yang bisa sampai di sekitar SSA dan masuk ke stadion. Namun semuanya bisa kita antisipasi dan komunikasikan dengan baik sehingga hal-hal yang tidak kita inginkan tidak terjadi di lapangan,” jelasnya.

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kelancaran laga, mulai dari aparat keamanan, pemerintah daerah, kedua wadah suporter PSIM, hingga insan media.

Menatap laga berikutnya melawan Persis Solo, Wendy mengungkapkan adanya sejumlah catatan dari pihak kepolisian dan Pemerintah Kabupaten Bantul.

Manajemen PSIM diminta untuk lebih detail dalam melengkapi dokumen serta menyiapkan rencana pengamanan ekstra, terutama untuk mengantisipasi potensi kehadiran suporter tim tamu.

“Ke depan kami diminta menyiapkan rencana pengamanan yang lebih ekstra lagi, sehingga jaminan keamanan dan keselamatan, baik bagi warga sekitar maupun penonton di Stadion Sultan Agung, bisa benar-benar terjamin,” katanya.

Terkait perizinan, Wendy memastikan rekomendasi venue dari Stadion Sultan Agung dan Pemerintah Kabupaten Bantul telah dikantongi.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved