PSS Sleman

PSS Sleman Dipaksa Barito Putera Main Imbang, Laskar Sembada Turun ke Peringkat Tiga

Hasil imbang ini membuat PSS Sleman melorot ke peringkat tiga klasemen sementara Grup Timur.

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Yoseph Hary W
Tribun Jogja/Almurfi Syofyan
IMBANG: PSS Sleman bermain imbang dengan Barito Putera dalam lanjutan Pegadaian Championship 2025/2026 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (31/1/2026) malam. 

Ringkasan Berita:
  • PSS Sleman gagal memetik kemenangan, bermain imbang tanpa gol, saat menjamu PS Barito Putera
  • Hasil imbang ini membuat PSS Sleman melorot ke peringkat tiga klasemen sementara Grup Timur. 
  • Drama gol dianulir terjadi. Pada menit ke-34 ketika Barito Putera mencetak gol namun dianulir karena pelanggaran
  • Hingga peluit akhir dibunyikan wasit, tak ada gol yang tercipta. 

 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - PSS Sleman gagal memetik kemenangan saat menjamu PS Barito Putera pada pekan ke-18 Pegadaian Championship 2025/2026.

Dalam laga yang berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (31/1/2026), kedua tim harus puas berbagi poin setelah bermain imbang tanpa gol.

Turun peringkat

Hasil imbang ini membuat PSS Sleman melorot ke peringkat tiga klasemen sementara Grup Timur. Untuk pertama kalinya sepanjang musim ini, tim berjuluk Laskar Sembada keluar dari dua besar. 

Tambahan satu poin membuat PSS menutup putaran kedua dengan mengoleksi 36 poin dari 18 pertandingan.

Sementara itu, Barito Putera tetap bertahan di posisi kedua dengan 37 poin, unggul satu angka dari PSS dan memiliki jumlah poin yang sama dengan Persipura Jayapura yang berada di puncak klasemen.

Sejak kickoff, PSS Sleman langsung mengambil inisiatif serangan. Tim tuan rumah tampil menekan karena menyadari hanya kemenangan yang bisa menjaga posisi mereka di papan atas klasemen.

Dukungan belasan ribu suporter yang memadati Stadion Maguwoharjo turut mendorong PSS tampil agresif dan mendominasi penguasaan bola.

Namun, Barito Putera yang berada di posisi kedua klasemen mampu meladeni permainan ngotot PSS. Tensi tinggi tersaji sejak menit awal, dengan duel-duel keras kerap terjadi di lini tengah.

Pada awal babak pertama, PSS sempat memperoleh dua peluang berbahaya melalui situasi sepak pojok.

Sayangnya, peluang tersebut belum mampu dimaksimalkan menjadi gol. Hingga 30 menit pertandingan berjalan, skor kacamata 0-0 masih bertahan.

Barito Putera beberapa kali mencoba keluar dari tekanan melalui serangan balik cepat. Rizky Pora menjadi motor serangan Laskar Antasari, meski sejumlah upaya yang dibangun belum membuahkan hasil.

Drama gol dianulir

Drama terjadi pada menit ke-34 ketika Barito Putera sempat mencetak gol ke gawang PSS. Namun, setelah wasit melakukan pengecekan melalui VAR, gol tersebut dianulir karena adanya pelanggaran dalam proses terjadinya gol.

Hingga peluit panjang babak pertama dibunyikan, tak ada gol tambahan yang tercipta. Kedua tim menutup paruh pertama laga dengan skor imbang 0-0.

Memasuki babak kedua, PSS Sleman tampil lebih menekan meski belum melakukan pergantian pemain. Gustavo Tocantins dua kali mendapatkan peluang di depan gawang Barito, namun belum mampu memecah kebuntuan.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved