Liga Inggris

David Beckham Sudah Muak dengan Manchester United!

David Beckham mengaku sudah muak dengan performa eks klubnya, Manchester United dan mengkritik penampilan para pemain di lapangan.

Tayang:
Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
DOK. Instagram David Beckham
SUDAH MUAK - David Beckham mengaku sudah muak dengan performa eks klubnya, Manchester United dan mengkritik penampilan para pemain di lapangan. 

TRIBUNJOGJA.COM - David Beckham mengaku sudah muak dengan performa eks klubnya, Manchester United dan mengkritik penampilan para pemain di lapangan.

MU dikalahkan 3-0 oleh rival Manchester City, Minggu, di mana gol dari Phil Foden dan Erling Haaland membuat mereka menelan kekalahan ketiga dalam lima pertandingan di musim 2025-26.

Meski kekalahan dari City bukanlah hasil yang mengejutkan jika dilihat dari kualitasnya, United secara konsisten tampil buruk di bawah asuhan bos saat ini, Ruben Amorim .

Para penggemar dan pakar telah mempertanyakan pelatih dan para pemain, di mana Beckham menjadi yang terbaru yang mengungkapkan kekhawatirannya.

"Sebagai mantan pemain, dan menjadi penggemar klub, saya berharap mereka merasakan hal yang sama seperti kami sebagai penggemar, dan saya yakin mereka merasakannya karena mereka profesional,” kata Beckham kepada CBS Sports Golazo.

“Mereka tidak akan bermain tanpa ingin menang. Mereka baru saja menghadapi tim seperti City, di City. 

“Setiap kali kalah dalam pertandingan seperti ini, mereka tidak akan bermain selama beberapa minggu karena mereka tahu mereka tidak bisa berjalan-jalan di Manchester dan bertemu dengan pendukung MU, karena itu bukan tempat yang nyaman.

"Sangat berat menyaksikan pertandingan kemarin, dan seperti yang saya katakan, sebagai fans United, saya muak menonton pertandingan-pertandingan ini dan melihat apa yang kami lihat sebagai suporter."

MU finis di posisi ke-15 pada musim lalu, dan setelah empat pekan pertandingan Liga Inggris musim ini, klub itu berada di posisi ke-14 dengan hanya empat poin.

Apa yang salah dengan Amorim?

Sejak Amorim ditunjuk pada November 2024, ia hanya menang 25,8 persen dari pertandingannya di Manchester United, yang merupakan rasio kemenangan terburuk dari semua manajer dalam sejarah klub.

Salah satu kritikan terbesar terhadap pelatih asal Portugal itu selama berada di Old Trafford adalah penggunaan gelandang, dengan poros ganda yang rutin dieksploitasi timnya musim lalu.

Lawan terus merasa relatif mudah untuk membebani duo lini tengah pada musim ini, dan mereka telah merasakan kegembiraan di lini tengah lapangan.

Keputusan pelatih untuk menurunkan Bruno Fernandes di salah satu dari dua peran poros ganda juga menimbulkan kekhawatiran di kalangan suporter, terutama karena pemain berusia 31 tahun itu kesulitan menangani tanggung jawab pertahanan ekstra yang diembannya.

Lini tengah MU harus diperbaiki?

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved