Liga Inggris

Kapan MU Pecat Ruben Amorim? Sir Jim Ratcliffe Sudah Punya 2 Calon Penggantinya

Ruben Amorim diperkirakan akan dipecat sebagai pelatih Manchester United, karena Setan Merah telah menyiapkan dua pengganti.

Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
STEPHEN POND / GETTY IMAGES EUROPE / Getty Images via AFP
KAPAN AMORIM DIPECAT? - (Arsip) Ruben Amorim dan Alejandro Garnacho di Liga Inggris antara Ipswich Town vs Manchester United di Portman Road 24 November 2024. Ruben Amorim diperkirakan akan dipecat sebagai pelatih Manchester United, karena Setan Merah telah menyiapkan dua pengganti. 

Itu karena ia tampaknya merasa kecewa dengan aktivitas klub di bursa transfer, dan Manchester United dapat mencoba memanfaatkan situasi tersebut.

Selain Glasner, pelatih Bournemouth Andoni Iraola juga dikagumi oleh Sir Jim Ratcliffe dan jajarannya.

Selain itu, juru taktik berusia 43 tahun tersebut akan melihat kontraknya saat ini berakhir pada musim panas 2026 juga.

Iraola tetap bertahan di Vitality Stadium pada musim panas meskipun ada kabar adanya minat dari Tottenham Hotspur.

Namun, pemain Spanyol itu kabarnya hanya menunggu tawaran yang lebih besar datang.

Apa kata Ruben Amorim?

Pelatih Manchester United Ruben Amorim sebelumnya merasa sangat bangga dengan penampilan timnya meski kalah 0-1 di Liga Inggris dari Arsenal di Old Trafford, Minggu.

MU tampil lebih baik dalam beberapa bagian permainan di Manchester dan memiliki banyak peluang untuk mencetak gol, tetapi penyelesaian akhir yang buruk.

Selain itu, penampilan gemilang kiper Arsenal, David Raya membuat tuan rumah gagal mencetak gol di pertandingan pembuka musim Liga Inggris.

Sundulan Riccardo Calafiori menjadi pembeda antara kedua tim, saat Manchester United memulai musim 2025-2026 dengan kekalahan.

Namun, Amorim merasa terpacu dengan apa yang dilihatnya dari timnya pada laga Minggu malam WIB.

Pelatih asal Portugal itu mengungkapkan bahwa ia sangat bangga terhadap para pemainnya meskipun hasil yang didapat mengecewakan.

"Saya sangat bangga dengan para pemain. Mereka sangat berani dalam segala hal yang mereka lakukan selama pertandingan," ujar Amorim kepada Sky Sports News. 

“Selamat atas penampilan mereka. Kami pantas mendapatkan hasil yang berbeda dan kami harus melaju ke pertandingan berikutnya.

“Kami lebih agresif dibandingkan tahun lalu. Kami bermain satu lawan satu sepanjang pertandingan dan menekan dengan tinggi. 

“Kami punya kualitas dalam menguasai bola. Bahkan ketika stadion mulai berisik, kami tetap bermain seperti biasa.

Halaman
123
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    Berita Populer

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved