Padel dan Ice Skating Resmi Jadi Anggota Baru KONI DIY, Bowling Tertunda
Cabang olahraga padel dan ice skating resmi disahkan sebagai anggota baru KONI DIY dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang digelar akhir pekan lalu
Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Joko Widiyarso
Ringkasan Berita:
- Padel dan ice skating resmi disahkan sebagai anggota baru KONI DIY dalam Rakerda yang digelar di Sahid Raya Hotel akhir pekan lalu.
- Itu diambil setelah melalui proses verifikasi administratif dan faktual yang dinyatakan memenuhi syarat. Seluruh anggota lama KONI DIY pun menyetujui bergabungnya dua cabang olahraga tersebut.
- Waketum II KONI DIY, Nolik Maryono, menjelaskan bahwa pengesahan ini menjadi salah satu hasil penting dalam Rakerda tahun ini.
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Cabang olahraga padel dan ice skating resmi disahkan sebagai anggota baru Komite Olahraga Nasional Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (KONI DIY) dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang digelar di Sahid Raya Hotel akhir pekan lalu.
Keputusan tersebut diambil setelah melalui proses verifikasi administratif dan faktual yang dinyatakan memenuhi syarat. Seluruh anggota lama KONI DIY pun menyetujui bergabungnya dua cabang olahraga tersebut.
Wakil Ketua Umum II KONI DIY, Nolik Maryono, menjelaskan bahwa pengesahan ini menjadi salah satu hasil penting dalam Rakerda tahun ini.
“Salah satu hasil dari Rakerda kemarin, kita resmi menerima dua anggota baru yaitu Padel melalui organisasi Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) dan Ice Skating melalui Federasi Ice Skating Indonesia (FISI) DIY,” ujar Nolik, Selasa (17/2/2026).
Menurutnya, kedua cabang olahraga tersebut telah memenuhi seluruh persyaratan organisasi untuk menjadi bagian dari keluarga besar KONI DIY.
Ia berharap padel dan ice skating dapat berkembang pesat serta memberikan kontribusi prestasi bagi DIY, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Dengan bergabungnya padel dan ice skating, jumlah anggota di bawah naungan KONI DIY kini bertambah menjadi 73 organisasi.
Rinciannya terdiri dari 62 Pengda cabang olahraga, 6 badan olahraga fungsional, serta 5 KONI kabupaten/kota.
“Jadi ice skating dan padel ini jadi anggota yang ke-72 dan 73. Kami berharap Pengda kedua cabor ini segera tancap gas untuk melakukan pembinaan atlet secara terstruktur,” tambahnya.
Masuknya dua cabang olahraga ini juga menjadi bagian dari upaya regenerasi dan diversifikasi olahraga di DIY, guna membuka peluang prestasi baru di berbagai ajang kejuaraan.
Bowling ditunda
Berbeda dengan padel dan ice skating, cabang olahraga bowling yang juga mengajukan diri belum diterima sebagai anggota KONI DIY.
Meski telah menjalani verifikasi administrasi dan faktual, ketidakhadiran perwakilan pengurus Pengda Persatuan Bowling Indonesia (PBI) dalam Rakerda menjadi alasan utama penundaan.
Nolik menyayangkan absennya perwakilan bowling dalam forum penting tersebut.
Padahal, undangan resmi telah disampaikan dan bowling dijadwalkan memaparkan profil organisasi serta kiprahnya di hadapan anggota lama.
| HUT ke-59, KONI DIY Ziarah ke Makam Paku Alam VIII |
|
|---|
| Trofeo HUT ke-59 KONI DIY: Pererat Silaturahmi, Bangun Sinergi Demi Prestasi |
|
|---|
| Padel Naik Kelas, Yogyakarta Dipercaya Gelar Turnamen Dunia |
|
|---|
| Bidik Dua Besar Nasional, Atlet FISI DIY Siap Tempur di Jakarta |
|
|---|
| Kulon Progo Luncurkan Maskot Porda DIY 2027, Begini Tanggapan KONI DIY |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Pengurus-Daerah-Pengda-Perkumpulan-Besar-Padel-Indonesia-PBPI-DIY-menyerahkan-pataka-organisasi.jpg)