Ingin Pacu Adrenalin dengan Hobi Berkuda? Cek Starter Pack Wajib Ini!

Olahraga ekstrem yang melibatkan makhluk hidup berukuran besar sangatlah berbahaya. Sebelum naik atas pelana, kelengkapan atribut adalah yang utama.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
Instagram @fei_global
Potret penunggang kuda pada kompetisi yang menggunakan gear yang lengkap. (Instagram @fei_global) 
Ringkasan Berita:
  • Olahraga Inklusif: Berkuda kini lebih terjangkau dan bermanfaat bagi kesehatan mental serta fisik.
  • Keamanan Utama: Helm, sepatu bot, dan rompi pelindung wajib digunakan untuk meminimalisir risiko cedera.
  • Kenyamanan Kuda: Penggunaan alat (pelana & kendali) yang pas sangat krusial untuk kontrol dan kesejahteraan kuda.

TRIBUNJOGJA, YOGYA - Seringkali muncul stigma bahwa berkuda adalah hobi kaum elit yang menguras kantong. 

Padahal, realitanya tidak selalu demikian. Anda tidak perlu membeli kuda seharga mobil mewah untuk mulai menikmatinya. 

Saat ini, semakin banyak stable (sekolah berkuda) yang menawarkan paket latihan dengan harga terjangkau dan fasilitas lengkap.

Mengutip Katherine Blocksdorf, seorang pakar ekuestrian, berkuda bukan sekadar olahraga fisik. 

Aktivitas ini menyatukan tiga elemen vital mental, fisik, dan spiritual.

Karena manfaatnya yang kompleks, berkuda adalah investasi kesehatan yang sangat layak dicoba.

Namun, karena ini termasuk olahraga ekstrem yang melibatkan makhluk hidup berukuran besar, faktor keselamatan adalah harga mati. 

Sebelum Anda naik ke atas pelana, pahami dulu daftar perlengkapan wajib (tack and gear) berikut ini demi keamanan dan kenyamanan Anda.

1. Perlengkapan Wajib untuk Penunggang (Rider)

Keamanan diri sendiri adalah prioritas utama. Berikut adalah gear yang wajib Anda kenakan:

cambuk helm berkuda sarung tangan
Helm, cambuk, dan sarung tangan khusus berkuda. (freepik.com)

Helm Berkuda (Riding Helmet)

Kepala adalah bagian tubuh yang sangat rawan dan harus diberi perlindungan yang paling utama. 

Kegunaan helm dapat mencegah kepala terbentur keras ketika terjatuh dari kuda dan melindungi kepala dari tertendang kaki kuda.

  • Tips: Pastikan helm Anda memiliki sertifikasi standar internasional seperti ASTM (American Society for Testing and Materials atau SEI (Safety Equipment Institute) dan pas di kepala (tidak longgar).
  • Harga helm berkuda kisaran umum di Indonesia sekitar Rp300.000 hingga Rp16.000.000.

Sarung Tangan (Riding Gloves)

Terlihat sepele, namun krusial. Tali kendali (reins) yang bergesekan dengan kulit bisa menyebabkan lecet/luka.

  • Fungsi: Mencegah lecet/luka, memperkuat cengkraman (grip), dan memberikan tampilan profesional.
  • Harga sarung tangan kisaran umumnya adalah Rp60.000 - Rp120.000 untuk yang standar/sintetis, Rp120.000 - Rp700.000++ untuk kulit atau merek menengah, dan bisa lebih mahal untuk merek premium atau teknis tinggi.

Rompi Pelindung (Safety Vest)

Untuk para rider sangat dianjurkan untuk menggunakan rompi pelindung ini sebagai “bumper” bagi tubuh ketika terbentur keras jika jatuh atau terinjak secara tidak sengaja. 

  • Catatan: Meskipun opsional bagi yang sudah mahir, bagi pemula, alat ini sangat disarankan.
  • Harga rompi pelindung Rp100.000 untuk model dasar atau anak-anak hingga jutaan rupiah, seperti Rp1.100.000 - Rp1.950.000 untuk merek standar dewasa, dan bisa mencapai Rp8.000.000 - Rp13.000.000 untuk body protector profesional atau airbag vest kelas atas.

Sepatu Berkuda (Riding Boots)

Sepatu bot khusus berkuda memiliki fitur keselamatan spesifik:

  • Tumit Kecil (Heel): Mencegah kaki meluncur masuk terlalu dalam ke sanggurdi (stirrup) yang bisa berbahaya jika terjatuh.
  • Material Kuat: Melindungi kaki dari gesekan pelana dan injakan kaki kuda.
  • Harga sepatu berkuda bervariasi mulai dari sekitar Rp400.000 hingga lebih dari Rp2.000.000.

Baca juga: Stable Coffee, Tempat Ngopi dan Makan di Jogja dengan View Berkuda

2. Perlengkapan untuk Kuda (Tack)

Setelah penunggang aman, kenyamanan kuda juga harus diperhatikan agar ia bisa menerima instruksi dengan baik.

Karena bagaimanapun kuda juga makhluk hidup yang bisa merasakan ketidaknyamanan.

Pelana (Saddle)

Ini adalah kursi Anda di atas punggung kuda. Pelana difungsikan agar berat badan penunggang agar tidak mencederai tulang punggung kuda.

  • Penting: Ukuran pelana harus pas. Jika tidak, kuda bisa mengalami sakit punggung dan menjadi agresif atau sulit dikendalikan.
  • Harga pelana (saddle) kuda sangat bervariasi, mulai dari Rp1,5 jutaan untuk set dasar hingga puluhan juta rupiah untuk merek impor atau khusus.

Alas Pelana (Saddle Pad)

Kain tebal yang diletakkan di bawah pelana, tepat di atas punggung kuda.

  • Fungsi: Menyerap keringat kuda, mencegah lecet akibat gesekan pelana yang keras, dan menjaga kebersihan kulit kuda agar tidak iritasi.
  • Harga alas pelana kuda (saddle pad) bervariasi, mulai dari sekitar Rp150.000 untuk yang dasar hingga ratusan ribu atau lebih.
saddle pelana slebrak saddle pad
Pelana dan alas pelana kuda yang dipasangkan di punggung kuda. (freepik.com)

Kekang (Bridle) & Tali Kendali (Reins)

Sering dianggap satu paket, namun memiliki fungsi berbeda:

  • Bridle: Rangkaian tali kulit yang dipasang di kepala kuda (termasuk besi di mulut kuda/bit). Ini adalah pusat kontrol utama.
  • Reins (Tali Kendali): Tali yang Anda genggam, tersambung ke bridle. Fungsinya seperti setir kemudi untuk berbelok, mengerem, atau mengatur kecepatan.
  • Kisaran harga untuk satu set alas bridle (kekang kepala) dan reins (tali kendali) kuda di Indonesia sangat bervariasi, umumnya berkisar antara Rp 95.000 hingga lebih dari Rp 1.785.000, tergantung pada bahan, kualitas, dan merek.

briddle kekang tali reins
Tali kekang dan kekang kuda yang dipakaikan pada area kepala kuda. (freepik.com)

Sanggurdi (Stirrup)

Pijakan kaki yang terbuat dari logam keras, tergantung di sisi kiri dan kanan pelana.

  • Fungsi: Membantu Anda naik ke atas kuda dan menjaga keseimbangan saat berkuda.
  • Harga stirrups (sadel kuda) sangat bervariasi, mulai dari ratusan ribu rupiah untuk model dasar atau aksesori seperti stirrup leather (tali sanggurdi), hingga jutaan rupiah (Rp1 jutaan hingga Rp6 jutaan).
sttirups pijakan kaki
Sttiraps yang digunakan sebagai pijakan kaki bagi penunggang kuda. (freepik.com)

Tali Perut (Girth)

Diibaratkan sebagai "ikat pinggang kuda" bagi pelana.

Girth melingkar di perut kuda untuk mengunci pelana agar tidak merosot ke samping, depan, atau belakang.

Tanpa girth yang kencang, pelana akan berputar dan Anda akan jatuh.

  • Harga girth kuda bervariasi mulai dari Varian termurah bisa sekitar Rp95.000 - Rp200.000, sementara yang berkualitas premium bisa mencapai Rp1.300.000 hingga jutaan.
Girth yang sedang dipasangkan oleh groomer pada kuda. (freepik.com)
Girth yang sedang dipasangkan oleh groomer pada kuda. (freepik.com) (freepik.com)

Cambuk (Whip/Crop)

Alat bantu komunikasi, bukan alat penyiksaan.

Cambuk pendek (crop) sering digunakan untuk memberi isyarat tambahan jika kuda kurang responsif terhadap tekanan kaki (spur).

  • Etika: Penggunaan cambuk diatur sangat ketat dalam olahraga berkuda modern. Tujuannya hanya untuk reinforcement (penguatan sinyal), bukan untuk menyakiti.
  • Harga cambuk kuda (whip) bervariasi mulai dari puluhan ribu rupiah untuk model dasar atau mainan (Rp15.000 - Rp100.000) hingga ratusan ribu atau bahkan jutaan rupiah untuk whip berkualitas profesional berbahan kulit asli atau merek tertentu, seperti Fleck (Rp300.000 - Rp1.500.000+)

Berkuda memang terlihat menantang dan ekstrem, namun dengan perlengkapan yang tepat, risiko cedera dapat diminimalisir secara signifikan.

Bagi pemula, Anda biasanya tidak perlu membeli perlengkapan kuda (tack) karena sudah disediakan oleh stable.

Fokuslah berinvestasi pada Helm dan Sepatu Berkuda pribadi untuk kenyamanan dan kebersihan maksimal. (MG Romadhon)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved