PSS Sleman

Kunci PSS Sleman Sukses Bongkar Pertahanan Rapat Persiku Kudus

Ansyari mengungkapkan bahwa kunci membongkar pertahanan berlapis tersebut ada pada pemanfaatan situasi bola mati.

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/Almurfi Syofyan
SELEBRASI - Pemain PSS Sleman merayakan gol yang dicetak ke gawang Persiku Kudus, di Stadion Maguwoharjo, Senin (20/4/2026). Pada laga ini, PSS Sleman sukses memetik kemenangan dengan skor 2-1. 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - PSS Sleman menunjukkan cara efektif membongkar pertahanan lima bek Persiku Kudus saat meraih kemenangan 2-1 pada lanjutan Grup Timur Pegadaian Championship 2025/2026 di Stadion Maguwoharjo, Senin (20/4/2026) malam WIB.

Menghadapi skema lima bek yang diterapkan Persiku Kudus, tim besutan Ansyari Lubis memang sempat terlihat terburu-buru di babak pertama. 

Lini belakang rapat lawan membuat ruang tembak menjadi sempit, meski PSS Sleman mampu menciptakan sejumlah peluang.

Ansyari mengungkapkan bahwa kunci membongkar pertahanan berlapis tersebut ada pada pemanfaatan situasi bola mati.

Menurutnya, skema set-piece kini menjadi tren penting dalam sepak bola modern dan bisa menjadi solusi saat permainan terbuka sulit ditembus.

“Sebenarnya bukan kesulitan. Mereka pakai lima bek, jadi sangat rapat. Tapi set-piece itu sudah jadi tren, itu yang bisa kita manfaatkan,” ujarnya.

Selain itu, PSS Sleman juga mencoba menjaga intensitas serangan dengan mengatur ritme permainan.

Namun, kurang maksimalnya penyelesaian akhir membuat tenaga pemain cukup terkuras karena harus terus menekan pertahanan lawan.

“Peluang kita banyak tapi tidak bisa dikonversi jadi gol. Kita harus evaluasi ritme, kapan main cepat, kapan pressing,” jelasnya.

Baca juga: PSS Sleman Kembali Puncaki Klasemen, Buka Asa Promosi ke Super League Musim Depan

Pecah Kebuntuan

Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil.

Gol Frederic Injai pada menit ke-41 menjadi bukti keberhasilan PSS Sleman memecah kebuntuan, sebelum kemudian Gustavo Tocantins memastikan kemenangan di babak kedua.

Meski sempat kecolongan gol balasan, respons cepat PSS Sleman menunjukkan efektivitas pendekatan mereka dalam menghadapi tim dengan pertahanan rendah.

Di sisi lain, Ansyari juga memberikan apresiasi khusus kepada Saiful Djoge yang tampil solid dalam meredam serangan Persiku Kudus, termasuk mengantisipasi pergerakan Hugo Samir.

“Dia sudah janji akan bermain penuh, dan hari ini terbukti dia bisa melaksanakannya dengan sangat baik,” ungkapnya.

Kemenangan ini membawa PSS Sleman kembali ke puncak klasemen dengan 52 poin.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved