EP ‘Perjalanan’ Jadi Langkah Baru 24 Degrees di Skena Modern Rock

Unit modern rock asal Yogyakarta, 24 Degrees, melanjutkan langkah mereka di industri musik dengan merilis mini album perdana berjudul ‘Perjalanan

Penulis: Santo Ari | Editor: Hari Susmayanti
Istimewa
Personel 24 Degrees band modern rock asal jogja 

Dalam mini album ‘Perjalanan’, lagu ‘Terhenti’ dipilih sebagai single andalan kedua sekaligus ditempatkan sebagai pembuka album.

Lagu yang ditulis Bekti Gunawan bersama Handi Rafif itu kemudian diikuti oleh ‘Sesal’, ‘Terdiam’, ‘Hanya Untukmu’, dan ‘Kembalikan’.

Lagu ‘Terhenti’ sendiri menceritakan hubungan dua orang yang harus berakhir, baik dalam konteks persahabatan maupun percintaan.

Kedekatan yang pernah terjalin akhirnya berhenti ketika keduanya berada pada titik yang berbeda dan memutuskan untuk melanjutkan hidup masing-masing.

Aline Sagata mengatakan lagu tersebut dipilih sebagai single karena temanya dinilai dekat dengan pengalaman banyak orang, terutama anak muda. 

“Kami memilih ‘Terhenti’ untuk menjadi single andalan kedua karena kami merasa tema lagu ini selalu akan relate dengan keseharian kita semua, terutama yang kerap dirasakan oleh anak muda,” paparnya.

Yopi HB menambahkan bahwa lagu itu juga membawa pesan tentang pentingnya menghargai setiap pertemuan dalam hidup. 

“Pesan utamanya, kami menceritakan tentang pentingnya merayakan sebuah pertemuan, dengan kerabat, sahabat, teman, keluarga atau orang terkasih. Tak ada yang perlu disesali ketika semuanya harus terhenti,” katanya.

Dalam proses produksinya, 24 Degrees juga melibatkan produser Sasi Kirono bersama Abraham Mico di Satrio Piningit Studio.

Sejak awal terbentuk, para personel 24 Degrees memang memiliki keinginan untuk tidak hanya merilis satu karya saja.

Bekti Gunawan mengatakan band ini lahir dari persahabatan musikal para anggotanya yang sempat lama tidak aktif bermain band.

“Munculnya 24 Degrees ini tak bisa dipungkiri karena dasar persahabatan musikal kami semuanya. Setelah kami hiatus nge band selama belasan tahun, rasanya sayang dan nanggung ketika kami cuma menuangkan energi tidak secara maksimal,” kata Bekti Gunawan.

Meski para personelnya memiliki kesibukan pekerjaan masing masing, mereka tetap berupaya menjaga produktivitas bermusik.

Melalui mini album ‘Perjalanan’, 24 Degrees berharap dapat memberi warna baru bagi skena modern rock Indonesia, khususnya dari Yogyakarta.

Band ini bahkan telah menyiapkan rencana untuk merilis materi berikutnya dalam format album penuh pada akhir tahun mendatang. Bagi mereka, album tetap menjadi penanda penting keseriusan seorang musisi dalam berkarya.(nto)

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved