Mengenal Gelang Kaki GPS: Alat Pelacak Pelaku Kekerasan Seksual di Drakor Trigger

Won-Seong merupakan pelaku kekerasan seksual yang diharuskan mengenakan gelang kaki GPS untuk melacak keberadaannya

Tayang:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
netflix.com
Alat pelacak lokasi yang digunakan oleh pelaku kekerasan seksual dalam drama Netflix "Trigger" 

Ringkasan Berita:
  • Gelang kaki GPS baru-baru ini menjadi sorotan utama masyarakat Yogyakarta. 
  • Di Korea Selatan, teknologi serupa telah digunakan sejak 2008 untuk mengawasi pelaku kejahatan berisiko tinggi.
  • Di Indonesia, penerapan gelang kaki GPS dinilai masih bermasalah karena berpotensi merugikan pihak yang belum terbukti bersalah.

 

TRIBUNJOGJA.COM - Gelang kaki GPS baru-baru ini menjadi topik yang hangat diperbincangkan oleh masyarakat Jogja.

Setelah curhatan seorang wanita bernama Arsita Minaya (39 tahun) viral di internet, gelang kaki GPS yang terpasang di kaki suaminya akhirnya dilepas oleh pihak berwajib.

Pria bernama Hogi Minaya (44 tahun) sempat harus mengenakan alat pelacak lokasi setelah menjadi tersangka atas meninggalnya dua jambret pada April 2025 lalu.

Hogi ditetapkan sebagai tersangka atas aksi heroiknya menyelamatkan sang istri dari tindak kriminal penjombretan di Jembatan Layang Janti. 

Pemasangan gelang kaki GPS ini dilakukan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Sleman sebagai tindak pengawasan dan “penahanan” secara tidak langsung kepada Hogi.

Baca juga: JPW Minta Kejari Sleman Tidak Gegabah Tangani Perkara Hogi Minaya

Alat pelacak lokasi yang digunakan oleh pelaku kekerasan seksual dalam drama Netflix
Alat pelacak lokasi yang digunakan oleh pelaku kekerasan seksual dalam drama Netflix "Trigger" (netflix.com)

Menariknya, pemakaian alat serupa ternyata juga dapat ditemukan di drama korea populer rilisan Netflix yang berjudul "Trigger".

Rilis pada tahun 2025, drama yang menceritakan tentang persebaran senjata api illegal di Korea Selatan ini menayangkan penggunaan gelang kaki GPS pada seorang pelaku kriminal. 

Jeon Won-Seong (Lee Suk) merupakan warga yang memiliki catatan kriminal sebagai pelaku kekerasan seksual

Akibat tindakan negatifnya tersebut, Won-Seong diharuskan untuk mengenakan gelang kaki GPS yang bisa melacak keberadaannya dimanapun tempatnya dan kapanpun waktunya.

Hal ini sebagai bentuk pengawasan yang dilakukan pihak berwajib kepada pelaku kekerasan seksual.

Baca juga: Sinopsis Drama Korea Trigger, Drama Baku Tembak yang dibintangi Kim Nam Gil

Electronic Monitoring - Korea Selatan
Peralatan yang digunakan dalam Electronic Monitoring (EM) di Korea Selatan

Menariknya, praktik kisah ini tidak jauh berbeda dengan kehidupan nyata di Negeri Ginseng.

Korea Selatan diketahui telah memiliki sistem serupa untuk melacak para pelaku kriminal di wilayahnya.

Sistem ini bernama Pengawasan Berbasis Elektrik Korea (Korean Electronic Monitoring - EM) yang diperkenalkan ke publik pada tahun 2008.

Kementerian Hukum Korea Selatan menginisiasi penggunaan sistem ini untuk meminimalisir tindak kejahatan berulang yang mungkin saja terjadi.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved