Cara Mengatur ISO, Aperture, dan Shutter Speed agar Hasil Foto Optimal

Ketiga elemen ini dikenal sebagai segitiga eksposur, karena saling berkaitan dan bersama-sama menentukan terang atau gelapnya sebuah foto.

Tayang:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
djkn.kemenkeu.go.id
FOTOGRAFI - Segitiga eksposur: ISO, shutter speed, aperture 

Bukaan ini juga menghasilkan efek background blur atau bokeh yang kuat.

Sebaliknya, angka f besar seperti f/8 atau f/11 menunjukkan bukaan kecil yang membatasi cahaya, namun menghasilkan kedalaman ruang yang lebih luas.

Aperture kecil cocok untuk fotografi lanskap atau arsitektur, di mana detail di seluruh bidang foto ingin terlihat tajam.

3. Shutter Speed

Teknik fotografi segitiga eksposur Shutter Speed
Contoh Perbedaan Shutter Speed

Shutter speed menentukan seberapa lama rana kamera terbuka saat mengambil gambar. 

Kecepatan rana tinggi, seperti 1/1000 detik, mampu membekukan gerakan dengan sangat baik dan cocok untuk fotografi olahraga atau objek bergerak cepat.

Sementara itu, shutter speed lambat seperti 1/10 detik atau lebih lama memungkinkan lebih banyak cahaya masuk, tetapi berisiko menghasilkan foto blur jika kamera atau objek bergerak. 

Kecepatan rana lambat sering dimanfaatkan untuk menciptakan efek artistik, seperti motion blur pada air terjun atau lampu kendaraan di malam hari.

Cara Menyeimbangkan ISO, Aperture, dan Shutter Speed

Agar pengaturan kamera terasa lebih mudah, tentukan terlebih dahulu prioritas foto yang ingin diambil.

Jika ingin latar belakang blur, prioritaskan aperture besar, lalu sesuaikan ISO dan shutter speed agar eksposur tetap seimbang.

Jika ingin menangkap gerakan cepat, prioritaskan shutter speed tinggi, kemudian atur aperture dan ISO sebagai penyeimbang.

Bagi pemula, mode Aperture Priority (A/Av) atau Shutter Priority (S/Tv) bisa menjadi pilihan praktis.

Mode ini memungkinkan fotografer mengontrol satu aspek utama, sementara kamera membantu menyesuaikan pengaturan lainnya.

Tips Praktis untuk Pemula

Memotret di berbagai kondisi cahaya akan membantu memahami hubungan antara ISO, aperture, dan shutter speed. 

Jangan ragu bereksperimen dan perhatikan perubahan hasil foto setiap kali mengubah satu pengaturan.

Gunakan tripod saat memotret dengan shutter speed lambat untuk menghindari blur yang tidak diinginkan.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved