Ini Deretan Influencer, Turun Langsung Serahkan 17+8 Tuntutan ke DPR!

Beberapa influencer ini turun ke DPR bawa 17+8 tuntutan rakyat. Dari ruang digital, suara mereka kini menggema langsung ke Senayan

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Hari Susmayanti
(Tribunnews/Jeprima)
Perwakilan Kolektif 17+8 Indonesia Berbenah yakni Abigail Limuria, Andovi da Lopez, Jerome Polin, Andhyta F. Utami (Afu), Fathia Izzati hingga Jovial da Lopez menyerahkan tuntutan rakyat 17+8 atau 17 tuntutan jangka pendek dan 8 tuntutan jangka panjang ke DPR RI, di Gerbang Pancasila, Jakarta, Kamis, (4/9/2025) (Tribunnews/Jeprima) 

TRIBUNJOGJA.COM - Pada Kamis, 4 September 2025 lalu, perwakilan dari Kolektif 17+8 Indonesia Berbenah mendatangi Gedung DPR RI di Jakarta.

Alih-alih aksi massa, mereka yang terdiri dari aktivis, jurnalis, komunitas, dan individu lainnya datang untuk menyerahkan 17 tuntutan jangka pendek dan 8 tuntutan jangka panjang.

Yang menarik, kelompok ini diwakili oleh para influencer dan tokoh publik muda yang biasanya berinteraksi lewat media sosial.

Mereka turun langsung untuk menyampaikan aspirasi dan keresahan jutaan pengikut mereka kepada pihak legislatif.

Siapa saja influencer tersebut, berikut beberapa sosoknya.

1. Andovi da Lopez

Aktor dan kreator konten Andovi da Lopez yang terkenal lewat kanal SkinnyIndonesian24, hadir dengan suara lantang.

Baginya, gerakan ini bukan tentang profesi atau label “selebgram” dan “influencer”, melainkan tentang hak sebagai warga negara.

Andovi juga menyinggung peristiwa tragis meninggalnya sopir ojek online Affan Kurniawan.

Sebelumnya Andovi Da Lopez dan kakaknya, Jovial Da Lopez telah ikut dalam aksi demonstrasi di DPR pada Senin (1/9) siang.

Keduanya membawakan tuntutan membawa 25 tuntutan untuk DPR dan pemerintah.

2. Jerome Polin

Jerome Polin, yang dikenal dengan konten edukasi matematika dan cerita kehidupannya di Jepang dalam kanal YouTube Nihonggo Manttapu juga menjadi salah satu perwakilan penyerahan tuntutn 17+8 ini.

Dalam unggahannya kepada lebih dari 9 juta pengikut Instagram, Jerome mengaku awalnya takut berbicara soal isu politik.

Hai teman-teman! Hari ini untuk pertama kalinya dalam 27 tahun hidup, aku “turun ke jalan”. Jujur dari dulu aku selalu takut untuk speak up suatu isu di Indonesia, apalagi turun ke jalan. Takut salah ngomong, takut di judge. Takut pengetahianku kurang banyak, takut di framing. Talut diserang, banyak takutnya. Tapi ahri ini, aku berhasil melawan semua rasa takut itu,” tulisnya di akun instagram pribadi.

Diketahui pula, Jerome menolak tawaran menjadi buzzer dengan bayaran fantastis,150 juta untuk membuat konten menyebar narasi damai dengan DPR dan pemerintah pada 1 September 2025.

3. Jerhemy Owen

Konten kreator Jerhemy Owen, yang dikenal lewat edukasi lingkungan dan energi terbarukan, juga ikut serta.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved