Inilah Makna Isra’ Mi’raj bagi Kehidupan Umat Islam di Era Digital

Peringatan Isra’ Mi’raj bukan sekadar mengenang perjalanan Nabi Muhammad SAW, tetapi juga pengingat pentingnya menjaga nilai spiritual.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
pinterest
Isra' Mi'raj 2026 di era digital 
Ringkasan Berita:
  • Isra’ Mi’raj merupakan peristiwa penting yang melatarbelakangi perintah salat lima waktu.
  • Salat menjadi pengingat keseimbangan antara kehidupan dunia dan akhirat.
  • Nilai Isra’ Mi’raj relevan menghadapi tantangan era digital yang penuh distraksi.
  • Teknologi diharapkan dimanfaatkan secara positif tanpa mengikis keimanan.

TRIBUNJOGJA.COM - Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk kembali merefleksikan makna spiritual di tengah derasnya arus kehidupan era digital. 

Peristiwa Isra’ Mi’raj tidak hanya dimaknai sebagai perjalanan luar biasa Rasulullah SAW, tetapi juga sebagai pengingat akan pentingnya salat sebagai fondasi kehidupan beragama.

Isra’ Mi’raj merupakan peristiwa perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, kemudian dilanjutkan dengan Mi’raj ke Sidratul Muntaha. 

Dalam peristiwa inilah umat Islam menerima perintah salat lima waktu secara langsung dari Allah SWT, yang hingga kini menjadi ibadah wajib dan tiang agama.

Di era digital yang serba cepat, nilai-nilai yang terkandung dalam Isra’ Mi’raj dinilai semakin relevan.

Aktivitas media sosial, tuntutan pekerjaan, serta gaya hidup modern kerap membuat manusia lalai dari kewajiban spiritual. 

Salat, sebagaimana pesan Isra’ Mi’raj, menjadi sarana untuk menjaga keseimbangan antara urusan dunia dan akhirat.

Melalui salat, umat Islam diajak untuk disiplin waktu, menjaga akhlak, serta memperkuat hubungan dengan Allah SWT di tengah tantangan zaman yang terus berkembang.

Peringatan Isra’ Mi’raj juga menjadi pengingat agar teknologi dimanfaatkan secara positif, tanpa mengikis nilai keimanan. 

Dengan menjadikan salat sebagai pegangan utama, umat Islam diharapkan mampu menyaring pengaruh negatif era digital dan tetap menanamkan nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui peringatan Isra’ Mi’raj, umat Islam diajak untuk tidak hanya mengenang peristiwa sejarah, tetapi juga mengamalkan pesan moralnya, menjadikan salat sebagai pedoman hidup, serta memperkuat iman di tengah perubahan zaman.

Baca juga: Ucapan Isra Miraj 2026: Inspirasi dari AlQuran dan Hadis untuk Umat Islam

Baca juga: Teks Khotbah Jumat Isra Mi’raj 2026: Singkat, Padat, Lengkap Dalil

(MG Yustama Alfido Reanoka)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved