Kepuasan Masyarakat Terhadap Damkar Tinggi, Mendagri Minta Hal Ini ke Kepala Daerah
Hasil survei Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri, kepuasan masyarakat terhadap Damkar se-Indonesia sangat tinggi
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Hasil survei Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri, kepuasan masyarakat terhadap Damkar se-Indonesia sangat tinggi.
Indeks kepuasan terhadap layanan Damkar rata-rata mencapai 90 persen.
Salah satu faktor yang membuat Damkar disukai adalah karena kecepatannya untuk mendatangi lokasi kejadian.
Kemudian juga kesigapannya, tidak hanya untuk menangani operasi kebakaran, tapi juga operasi penyelamatan.
Kepuasan terhadap Damkar yang cukup tinggi ini menjadi salah satu alasan bagi Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian meminta kepada kepala daerah untuk memberikan perhatian khusus kepada petugas Damkar.
“Untuk itu saya minta teman-teman kepala daerah, pimpinan Damkar, memberikan perhatian kepada jajaran Damkar,” kata Tito, dikutip dari Kompas.com yang melansir akun YouTube Kemendagri RI, Kamis (11/12/2025).
“Baik personelnya, kuantitas jumlahnya maupun kualitasnya, terus ditingkatkan, ya kalau kurang misalnya. Kemudian pelatihan-pelatihan, kesigapan, yang terus dilatih teman-teman Damkar agar terus konsisten,” jelas dia.
Baca juga: KPK Amankan 5 Orang, Uang Tunai dan Emas Dalam OTT Bupati Lampung Tengah
Tak hanya memberikan perhatian khusus, Tito juga meminta kepada kepala daerah dan pimpinan damkar untuk meningkatkan kemampuan personelnya.
Kemendagri saat ini sudah bekerja sama dengan Jepang dan Norwegia agar membantu teknologi terbaru dalam penanganan memadamkan kebakaran atau operasi penyelamatan.
“Peralatan-peralatan untuk membantu penyelamatan. Ya misalnya apa, bagaimana untuk melepaskan cincin, tangga, ya tangga untuk naik ke gedung tinggi, dan lain-lain,” ucap dia.
“Ada juga teknologi-teknologi baru yang menggunakan alat-alat kimia khusus dari Norwegia misalnya. Ada yang menggunakan drone, ya untuk memadamkan kebakaran atau menyelamatkan orang. Atau yang meminta bantuan pertolongan, ya misalnya hewannya yang perlu dievakuasi,” lanjutnya.
“Ini andalan sebetulnya. Nah, untuk itu terus dijaga dan dibina, ya. Dikumpulkan bila perlu. Berikan motivasi kepada teman-teman Damkar,” jelas dia.
Eks Kapolri itu pun meminta kepala daerah agar sering bertanya kepada petugas damkar soal permasalahan apa saja yang tengah dialami.
“Tanyakan kepada mereka, problema mereka apa, kekurangan mereka apa. Apakah dari segi personel, kepegawaian, dan lain-lain,” ucap dia. (*)
Artikel ini sudah tayang di Kompas.com.
| Musim Kemarau Tiba, BPBD Bantul Ingatkan Warga: Jangan Asal Bakar Sampah dan Buang Puntung Rokok |
|
|---|
| Teledor Ditinggal Beli Makan, Gudang Sampah di Bantul Ludes Terbakar |
|
|---|
| Si Jago Merah Lalap Gudang Furnitur di Sewon Bantul, Produk Kayu Hangus Terbakar |
|
|---|
| Konten Petugas Damkar Berbuntut Teror: 'Helm untuk Melindungi Kepala, Bukan Melukai Warga' |
|
|---|
| BPBD Bantul Usulkan Tambahan Dua Pos Damkar Baru di Srandakan dan Dlingo |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/BPBD-Kulon-Progo-usulkan-tambahan-Pos-Damkar-baru-di-Kapanewon-Temon.jpg)